Sukses

3 Hari Dibuka, 500 Korban First Travel Lapor ke Posko Bareskrim

Liputan6.com, Jakarta - Calon jamaah umrah korban penipuan First Travel menyerbu Posko Crisis Center Bareskrim. Bareskrim mencatat 500 korban telah melapor sejak posko dibuka tiga hari lalu.

"Dari Rabu kemarin tanggal 16 dan sampai hari ini, sudah lebih dari 500 orang melaporkan ke Crisis Center," kata Ipda Hardista, petugas posko di ruang aduan Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (18/8/2017).

Saking banyaknya pelapor yang datang, Bareskrim memperpanjang jam operasional pengaduan. Awalnya posko hanya dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB.

"Iya jam operasional diperpanjang, sekarang buka sampai jam 16.00 WIB," terang dia.

Sebagai informasi, Posko pengaduan Bareskrim ini hanya menampung data korban calon jemaah umrah First Travel beserta jumlah kerugian mereka. Terkait pengembalian uang, proses hukum berjalan yang nantinya memutuskan.

Untuk nomor hotline, pengadu bisa menghubungi nomor 0812-2815-0098 dan di alamat email korban.FT@gmail.com

Saksikan Video Menarik Di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Geledah First Travel Sidoarjo, Polisi Sita Paspor dan Dokumen
Artikel Selanjutnya
Korban First Travel Ini Butuh 2 Hari Temukan Paspornya