Sukses

Cerita Megawati dan Simpang Susun Semanggi

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyambangi Simpang Susun Semanggi yang telah diresmikan Presiden Jokowi saat HUT ke-72 RI. Kedatangannya disambut Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Megawati langsung ditemani Djarot berkeliling untuk melihat maket yang ada di sekitar tempat peresmian. Sesekali Djarot dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan maket yang ada.

"Ini bentuk Simpang Susun Semanggi yang sekarang Bu (sambil menunjuk maket)," ucap Djarot di Taman Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis 17 Agustus 2017.

Megawati mengatakan, Simpang Susun Semanggi merupakan salah satu infrastruktur yang dapat diselesaikan saat pemerintahan Presiden Jokowi.

Dia menuturkan, saat masih menjabat sebagai presiden, Semanggi yang dibangun saat pemerintahan Sukarno tidak dapat menampung kendaraan yang ada. Sehingga kerap terjadi kemacetan di kawasan tersebut.

Karena kemacetan yang ada itu, Megawati mengusulkan kepada Presiden Jokowi adanya bentuk nyata untuk menguranginya. Kemacetan yang tidak diimbangi dengan adanya penambahan jalan, bisa membuat kendaraan tidak bergerak pada 2025.

Megawati yang mengenakan baju hitam ini menambahkan, pernah membuat survei bahwa panjang jalan dibuat bersusun seperti Simpang Susun Semanggi dapat menjadi solusi.

"Kalau dilihat sekarang ini luar biasa sekali, jadi sudah harus ada solusi alternatif yang dilakukan oleh pemerintah," Megawati menandaskan.

 

Saksikan video di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Dishub: Sepekan Beroperasi, Simpang Susun Semanggi Sudah Optimal
Artikel Selanjutnya
Ini Tanggapan Ahok tentang Peresmian Simpang Susun Semanggi