Sukses

Ketum PAN: Soal Dukungan Pilpres 2019, Belanda Masih Jauh

Liputan6.com, Yogyakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan belum memutuskan apakah partainya akan berkoalisi mendukung Joko Widodo atau Jokowi di pemilihan presiden (pilpres) 2019.

"Belanda masih jauh, sekarang yang terpenting urus rakyat dulu," ujar Zulkifli di Yogyakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Ia mengatakan saat ini banyak persoalan yang harus diselesaikan, seperti kesejahteraan rakyat, daya beli masyarakat yang menurun, dan sebagainya.

Menurut Ketua MPR ini, sekarang lebih penting mendukung Presiden Jokowi supaya sukses menjalankan programnya.

"Setelah itu baru pilpres 2019 dibahas," ujar Zulkifli.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum memunculkan siapa nama yang akan diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Kalau soal presiden, rakernas memang forum kedua setelah kongres. Keputusan-keputusan strategis partai di PAN ini selalu diputuskan kolektif kolegial, apalagi menyangkut kepemimpinan nasional," ujar Yandri di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Menurutnya, PAN selalu mengambil keputusan apapun dalam rakernas. Namun soal Pilpres 2019, belum tentu akan diputuskan dalam waktu dekat ini, termasuk dalam rakernas di Bandung, 21 hingga 23 Agustus nanti.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Sekjen: Rakernas PAN Tidak Bahas Dukungan Jokowi di Pilpres 2019
Artikel Selanjutnya
Siapa Kandidat yang Diusung PAN dan Demokrat dalam Pilgub Jabar?