Sukses

Banyak Gerakan Calon Paskibraka 2017 yang Mesti Diperbaiki

Liputan6.com, Jakarta - Semestinya calon Paskibraka 2017 mulai latihan di lapangan berumput pada Jumat 29 Juli 2017. Rencana itu terpaksa mundur karena para pelatih menilai, seluruh peserta Diklat Paskibraka 2017 "belum layak" merumput.

Latihan baris-berbaris memasuki hari kedua. Sejauh itu, pelatih masih berkutat memperbaiki sejumlah kesalahan yang calon Paskibraka 2017 lakukan. "Mereka saya anggap belum maksimal. Sehingga di hari kedua ini, saya masih melaksanakan gerakan maupun berjalan di tempat," kata Wakil Koordinator Pelatih Mayor Inf Suswan kepada Diary Paskibraka Liputan6.com, Jumat (28/7/2017)

Melihat kondisi seperti itu, hingga mendekati waktu istirahat dan salat Jumat, seluruh peserta masih berlatih di jalan aspal PP-PON Kemenpora, Cibubur, Jakarta Timur. "Kalau langsung saya masukkan ke lapangan tadi pagi, saya rasa nanti kurang pas untuk saya aplikasikan pengenalan materi pengibaran maupun membawa baki," kata Suswan menambahkan.

Seluruh calon Paskibraka 2017, lanjut Suswan, baru bisa dilatih di lapangan berumput apabila sudah memenuhi kriteria. "Langkah harus bagus, terutama tumpuan kaki. Saat melangkah, kaki itu harus diangkat. Sedangkan tadi, masih banyak yang kurang angkat," ujar dia.

Peserta Diklat Paskibraka 2017 pada Pagi Hari Ini Disuruh Berjalan Langkah Tegap Sambil Tolak Pinggang (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Begitu juga ayunan tangan. Masih dapat dihitung jari calon Paskibraka 2017 mana saja yang ayunan tangannya sudah lebih baik. "Masih ada juga yang ayunan tangannya kurang lurus, dan ada pula yang lempar belakang," kata Suswan.

Tak ketinggalan pula penilaian terhadap badan peserta yang enggak bisa diam. "Makanya, tadi mereka saya latih untuk mengunci badan dengan gaya tolak pinggang. Gunanya untuk melatih itu," kata Suswan menjelaskan.

Secara perlahan perubahan ke arah lebih baik terjadi saat latihan sesi siang sampai sore. Hampir 50 persen calon Paskibraka 2017 melakukan gerakan dengan benar.

Meski demikian, Suswan dan pelatih lainnya belum bisa menjamin apakah pada latihan besok hari sudah bisa 90 persen di lapangan berumput.

"Kita lihat saja sampai jam makan siang. Yang jelas, pagi harinya masih langkah tegap atau gerakan di tempat di jalanan (beraspal)," kata Suswan.

Sejumlah pesan tak lupa pelatih sampaikan ke seluruh calon Paskibraka 2017 agar mereka cepat berubah, cepat kompak, dan bergerak dengan benar.

Simak video menarik berikut ini:

 

Artikel Selanjutnya
Sosialisasi Empat Pilar MPR Kepada Mahasiswa UMJ di Bogor
Artikel Selanjutnya
Megawati: Warga NTT Harus di Baris Depan Bela Pancasila