Sukses

Ada Sanksi Reshuffle Kabinet untuk Parpol Koalisi Mbalelo?

Liputan6.com, Jakarta - Dinamika perombakan atau reshuffle kabinet terus bergulir. Sebagian partai pendukung pemerintah sudah mulai tidak solid sepanjang isu reshuffle kabinet bergulir.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung tidak bisa memastikan seluruh partai pendukung pemerintah tetal solid saat ini. Dia hanya berharap, tingkat soliditas itu terus terjaga.

"Insya Allah," jawab Pramono singkat, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Pramono enggan membahas lebih dalam soal perombakan kabinet dan soliditas partai koalisi pemerintah. Keretakan mulai terlihat saat pembahasan RUU Pemilu.

Ketika ditanya seberapa solid, jawabannya pun sama. "Insya Allah," imbuh dia.

Beberapa partai koalisi pemerintah mulai tidak sejalan soal penentuan Presidential Threshold. Yang cukup keras bersuara adalah PAN.

Pramono juga memberi jawaban serupa terkait sanksi reshuffle kabinet bagi partai koalisi yang 'mbalelo' alias membelot.

"Insya Allah," dia memungkas.

 

Saksikan video menarik di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Golkar: Reshuffle Kabinet Harus Untungkan Rakyat
Artikel Selanjutnya
Diisukan Masuk Kabinet, Ini Kata Idrus Marham