Sukses

Jokowi Ajak Koperasi di Indonesia Contoh Ini

Liputan6.com, Makassar - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengungkapkan, sumbangan koperasi untuk perekonomian nasional naik sekitar 4 persen.

"Sumbangan Koperasi untuk PDB itu naik 4 persen, tepatnya 3,99 persen dari sebelumnya 1,71 persen," kata Puspayoga saat pidato dalam acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-70 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7/2017).

Sementara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pidatonya mengungkapkan meski naik sebesar hampir 4 persen, sumbangan Koperasi terhadap perekonomian nasional belum cukup memuaskan. Sebab, di negara-negara berkembang sumbangan koperasi untuk negaranya jauh lebih besar.

"Meski naik hampir dua kali lipat dari sebelumnya, tapi coba kita bandingkan dengan negara-negara lain, sumbangan koperasi terhadap rakyatnya. Di Prancis itu 18 persen, di Belanda itu 18 persen, di Selandia Baru kontribusinya 20 persen, sekali lagi di negara kita baru 3,9 persen," kata Jokowi dalam pidatonya.

Orang nomor satu di Republik Indonesia itu berharap koperasi dapat memberikan kontribusi lebih besar lagi terhadap perekonomian ekonomi nasional. "Koperasi harusnya dapat memberikan kontribusi lebih terhadap perkembangan perekonomian nasional," ucap Jokowi. 

Jokowi juga berharap agar koperasi yang ada di Indonesia mencontoh koperasi-koperasi yang sudah besar. Seperti, KUD Dentatas di Tabanan, Koperasi Hunian Mandiri dan Koperasi Kospin Jasa yang perputaran uangnya mencapai angka Rp 5 triliun. Lalu, ada Koperasi Sidogiri di Jawa Timur yang perputaran uangnya sudah mencapai angka Rp 18 triliun.

"Ada contoh-contoh yang bisa kita lihat. Oleh karena itu saya titip kepada Menteri Koperasi, kepada Ketua Dekopin kita replikasi koperasi-koperasi seperti ini, kita fotokopi, kita kopi kepada koperasi-koperasi lain," tegas Jokowi.

Jika perlu, lanjut Jokowi, mengajak koperasi-koperasi lain untuk melihat koperasi-koperasi yang sudah betul, koperasi yang sudah besar, yang perputaran uangnya sudah mencapai triliunan. 

 

Saksikan video di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Jokowi: Negara dengan Ketahanan Pangan Kuat, Ambil Kendali Dunia
Artikel Selanjutnya
Jokowi Sindir Lulusan IPB Lebih Banyak Kerja di Bank