Sukses

Jokowi dan Ulang Tahun Tanpa Perayaan

Liputan6.com, Jakarta - "Selamat Hari Rabu, selamat mudik dan menyambut Hari Raya ..." tulis Presiden Jokowi di akun Facebook-nya, Rabu 21 Juni 2017.

Hari itu, Presiden ketujuh RI bernama lengkap Joko Widodo itu genap berumur 56 tahun. Namun, tak ada ucapan khusus terkait hari ulang tahunnya itu.

Di status Facebook tersebut Jokowi hanya menyertakan foto dirinya tengah membagikan buku kepada murid-murid SD. Dalam foto itu tertulis kalimat, "Kelahiran adalah rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Sebuah amanah dan berkah yang bermakna optimisme masa depan. Presiden Joko Widodo."

Jokowi tidak ingin hari ulang tahunnya dirayakan dengan mewah. Sejak dari kecil pria asal Solo ini memang tak pernah merayakan ulang tahun.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, seperti biasa saja," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu.

Sejak pagi, Jokowi pun kebanjiran ucapan dari berbagai kalangan, khususnya di media sosial. Beberapa tagar tentang ulang tahun Jokowi pun menjadi trending topic.

Seperti konduktor kondang, Addie MS. Melalui akun Twitter-nya @addiems, suami penyanyi Memes itu mengucapkan selamat ulang tahun dan mendoakan agar Jokowi selalu diberikan kesehatan.

"Selamat berulang tahun, Pak @jokowi. Semoga selalu sehat, ya. #Happy56thJokowi," tweet Addie MS seraya mengunggah foto bersama sang Presiden.

Ucapan selamat juga datang dari komika Arie Kriting. Melalui akun Twitter-nya @Arie_Kriting, dia mendoakan semoga Jokowi menjadi pemimpin yang bahagia karena dicintai rakyatnya.

"Selamat Ulang Tahun Pak Jokowi. Panjang usia, sehat selalu, dan terus jadi pemimpin yang bahagia karena dicintai rakyat. #Happy56thJokowi," tweet Arie Kriting yang juga mengunggah foto bersama Jokowi.

Akun Twitter @_TNIAU juga turut mengucapkan selamat kepada Jokowi, dengan menyertakan foto romantis Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, di bawah payung warna pink saat kunjungan ke Papua.

"Segenap keluarga besar TNI AU mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-56 Bapak Presiden @jokowi. Semoga ridho Allah SWT senantiasa menyertai," tweet @_TNIAU.

1 dari 3 halaman

Presiden Kaum Jelata

Dari kalangan pejabat, ucapan selamat juga datang dari Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dalam ucapannya, Dedi menyebut Jokowi sebagai "Presiden Kaum Jelata", lewat meme lucu.

Ucapan selamat ulang tahun tersebut diunggah Dedi Mulyadi melalui akun Facebooknya, Kang Dedi Mulyadi, pada Rabu pagi. Presiden Jokowi lahir pada 21 Juni 1961 di Surakarta, Jawa Tengah.

Dalam posting-an tersebut, Dedi sedikit membahas gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang gemar blusukan.

Bupati yang tengah menjalani masa jabatannya untuk periode kedua itu juga mendoakan, agar Jokowi selalu diberikan kesehatan supaya terus-menerus menebarkan spirit perubahan ke seluruh negeri.

"Semoga kesehatan dan spirit perubahan terus mengiringi perjalanan usia yang Bapak jalani," ucap dia seperti dilansir Antara, Rabu 21 Juni 2017.

Di akhir narasi unggahannya, Dedi menyebut Jokowi sebagai Presiden Kaum Jelata. Itu ditulis karena baik Dedi maupun Jokowi selama ini memang dikenal dekat dengan wong cilik atau rakyat kecil.

"Selamat ulang tahun Bapak Presiden Joko Widodo, presiden kaum jelata," demikian Dedi Mulyadi di bagian akhir unggahannya.

Tak ketinggalan, ucapan selamat juga datang dari Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Dia mendoakan agar Jokowi semakin gesit dalam blusukan ke seluruh pelosok negeri.

"Semoga beliau tetap sehat, semangat, tambah gesit untuk blusukan dan bangun Indonesia ke depan jadi lebih baik," kata dia, Jakarta, Rabu 21 Juni 2017.

Djarot berharap Jokowi tetap sehat agar dapat terus membangun infrastruktur di daerah terpencil di luar Pulau Jawa.

"Pekerjaan beliau membangun infrastruktur yang dimulai dari pinggiran, luar Jawa itu, membutuhkan stamina yang luar biasa. Jadi selamat ulang tahun buat Pak Jokowi, sehat dan sukses selalu untuk memimpin Indonesia," Djarot menandaskan.

Tak hanya itu, Ketua DPR Setya Novanto juga turut mengucapkan selamat ulang tahun kepada Jokowi. Ia punya doa tersendiri untuk orang nomer satu di Indonesia ini.

"Kita memberikan ucapan selamat ke Pak Jokowi, semoga diberikan umur panjang, kesehatan, dan dalam memimpin negara beliau sangat tegas, disiplin, tapi menerima segala lapisan masyarakat. Yang saya lihat beliau komitmen sangat tinggi," ujar Novanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 21 Juni 2017.

Novanto menilai Jokowi adalah sosok yang mampu mengambil keputusan dengan tepat dan penuh dengan kehati-hatian.

"Tentu ini bisa mewarisi kepemimpinan ke depan beliau, mewariskan kepada generasi muda ke bangsa dan negara. Indonesia akan lebih maju," ujar dia.

"Tentu sikap yang sangat negarawan, tapi beliau sangat perhatian. Rakyat kecil pun beliau komunikasi sangat aktif dan hal terbaik beliau bisa menuntaskan," Novanto menandaskan.

2 dari 3 halaman

Rumah Kontrakan

Jokowi lahir pada 21 Juni 1961 di Surakarta, Jawa Tengah. Ia lahir pada bulan yang sama dengan Presiden ke-1 RI Sukarno, Presiden ke-2 RI Soeharto, dan Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

Tidak seperti presiden lainnya, sejak lahir di Rumah Sakit Brayat Minulyo, Jokowi tinggal bersama keluarganya di rumah kontrakan yang berlokasi di bantaran sebuah sungai di Solo. Hidup mereka sangat sederhana.

Seperti dikutip dari laman jokowicenter.com, ayah Jokowi yang sehari-hari menghidupi keluarga dengan berjualan kayu, terpaksa membawa istri dan anak-anaknya hidup berpindah-pindah.

Bahkan, dengan kondisi tersebut, keluarga Jokowi harus rela digusur Pemerintah Kota Solo dari tempat tinggalnya di bantaran Kali Pepe, dan tinggal menumpang di kediaman seorang kerabat Gondang.

Namun, pengalaman masa kecil tersebut tidak dirasakan mantan Wali Kota Surakarta itu sebagai sebuah penderitaan.

Jokowi yang sewaktu kecil dipanggil Mulyono berkata, bahwa waktu-waktu sulit tersebut merupakan cara Tuhan yang sangat tepat untuk membangun karakter dirinya di masa depan.

Selepas berkuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jokowi muda sempat mencicipi pengalaman kerja pada sebuah perusahaan BUMN di Aceh.

Lokasinya yang berada di tengah hutan, kondisi kerja yang keras, dan rencana untuk mempunyai buah hati menuntun Jokowi dan istri untuk kembali ke Kota Solo pada 1988.

Jokowi kemudian bekerja sementara waktu di pabrik milik pamannya, hingga akhirnya memutuskan berhenti dan memulai usaha mebelnya sendiri. Usaha yang mulanya berjalan dengan kondisi sederhana, lambat laun berkembang.

Dari ruang lingkup regional, usaha ayah tiga anak --Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep-- ini tumbuh melingkupi pasar nasional, hingga merambah pasar mancanegara.

Pada usianya yang ke-56, mantan Gubernur DKI Jakarta ini telah dikaruniai seorang cucu laki-laki bernama Jan Ethes Srinarendra, buah pernikahan dari anak sulungnya Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda Putri.

 

 

 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Selanjutnya
Selain Peringatan Hari Anak Nasional, Ini Agenda Jokowi di Riau
Artikel Selanjutnya
Jokowi Resmikan Pembangunan Museum Muhammadiyah