Sukses

Jokowi: Kita Harus Konsisten soal Presidential Threshold

Liputan6.com, Jakarta Pembahasan tentang ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) di DPR belum mencapai titik temu. Alotnya pembahasan soal itu membuat Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat suara. Presiden mengatakan, pembangunan politik negara harus konsisten menuju pada penyederhanaan.

"Politik negara ini akan semakin baik harus ada konsistensi, sehingga kita ingin kalau yang dulu sudah 20 (persen, presidential threshold), masak kita mau kembali ke nol," ucap Presiden Jokowi dalam keterangan persnya di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017).

Dengan menerapkan ambang batas secara konsisten, Jokowi mengatakan, akan terjadi penyederhanaan.

"Baik parpolnya, baik dalam pemilunya. Kita harus konsisten seperti itu dan saya sudah menugaskan kepada Mendagri untuk mengawal itu," kata Presiden Jokowi.

Menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) bila tidak ada titik temu dalam pembahasan presidential threshold ini, Presiden menegaskan, saat ini RUU tersebut masih dalam pembahasan.

"Kita ini sudah mengajak bicara fraksi-fraksi yang ada disana untuk bersama-sama. Jangan hanya kepentingan hari ini atau kepentingan pemilu atau kepentingan pilpres. Tapi harusnya visi ke depan kita, politik negara harus seperti apa. Kita harus menyiapkan itu," ujar Jokowi.

Saat ditanya, apakah pemerintah akan menarik diri dalam pembahasan apabila usulan ambang batas pencalonan presiden diubah?

"Kan belum, ini masih pembahasan kok. Kamu jangan manas-manasi," ujar Presiden Jokowi.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Jokowi ke Relawan: Ingat Pencapresan September 2018
Artikel Selanjutnya
Tjahjo Kumolo Tetap Ingin JK Jadi Jurkam Jokowi di Pilpres 2019