Sukses

Persiapkan Manajemen Lalu Lintas, Kasus Breksit Jangan Terulang

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menekankan, menghadapi arus mudik lebaran yang makin dekat ini maka pemerintah diminta mempersiapkan manajemen lalu lintas yang lebih baik. “ Persiapan sudah dilakukan berbagai instansi Kemenhub, KemenPUPR dan kepolisian sudah cukup ketat. Namun karena ini even besar, sudah pasti beberapa tempat banyak kedodoran,” katanya saat diminta tanggapannya di Ruang Kerjanya Lantai III Gedung Nusantara III Senayan, Kamis (15/6).

Karena itu lanjut Agus, pihaknya sudah minta pihak Jasa Marga, bahkan Menteri PUPR, Menteri Perhubungan jangan sampai terulang kasus Breksit, apalagi sekarang jalan tol sudah sampai Weleri.

Wakil Ketua DPR Korinbang ini menekankan, karena jalan tol sudah sampai Weleri, maka jangan semuanya keluar di lokasi itu dan terjadi kebuntuan (stag). Bahkan kalau perlu mulai Cirebon sudah diatur, kemudian beberapa lokasi ke timur lagi termasuk Pemalang. Sebelum terjadi kemacetan panjang sudah bisa diurai dari kota-kota yang dilalui tol sebelum Semarang.

Ia memprediksi, peluang macet masih ada sebab penambahan jalan-jalan belum memadai dibanding jumlah kendaraan yang akan mudik. Namun yang bisa meredusir adalah mengurangi dampak kemacetan dan bisa dilakukan oleh baik kepolisian dan perhubungan sehingga bisa terurai dan berjalan lebih lancar.

“ Manajemen lalu lintas harus jitu tidak semua keluar Weleri atau Brebes, tapi sudah dimulai dari Cirebon sudah diatur sehingga masuk ke kota Semarang. Mudah-mudahan dengan manajemen lalu lintas yang baik bisa teratasi,” terang Agus.

Dari sisi keamanan, polri diharapkan mempersiapkan personilnya dan perlu personil TNI untuk membantu kelancaran dan keamanan pemudik. Dalam rangka ini pula, pada tanggal 20 Juni mendatang Pimpinan DPR Korinbang akan melakukan sidak ke bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api di Semarang. “ Saya akan lihat kesiapan mudik lebaran mengantisipasi apakah transportasinya telah memadai, kepada masyarakat konstituen harus diberikan pelayanan terbaik,” kata Agus Hermanto menambahkan.

 

 

(*)

 

Artikel Selanjutnya
Asal Gaji Belum Jelas, Pelantikan Polisi Cepek Ditunda
Artikel Selanjutnya
Polisi Bekali 480 Pak Ogah Jurus Urai Kemacetan Jakarta