Sukses

Ketika Para Menteri Tak Kuasa Tahan Lelah

Liputan6.com, Jakarta - Target tinggi yang dipatok Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk para menteri Kabinet Kerja membuat para pembantunya itu kelelahan. Cara mencapainya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyerahkan sepenuhnya kepada para pembantunya.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi dalam Kongres Ekonomi Umat yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu, 22 April 2017.

"Saya bekerja memang selalu memakai target," ujar Jokowi. "Itu urusannya menteri. Setahu saya, target itu harus dapat diselesaikan," kata dia.

Untuk menggenjot kinerja, banyak yang dikorbankan oleh menteri-menteri ini. Salah satunya waktu tidur.

Senin, 12 Juni 2017, dua menteri kepergok warganet tertidur pulas di bandara. Keduanya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Menteri Susi tertidur di sofa ruangan tunggu Bandar Udara John F Kennedy, New York, Amerika Serikat (AS) oleh seorang warga Indonesia yang juga berada di sana. Foto tersebut kemudian viral di media sosial.

Memang, tertidur di ruang tunggu bandara bisa dibilang hal yang wajar. Yang membuatnya jadi perbincangan hangat, tentu adalah sosok seorang Menteri Susi.

Foto Menteri Susi yang tertidur di sofa ruang tunggu bandara ini diunggah oleh seorang pengguna Facebook, Jim B Aditya. Di foto itu, menteri yang dikenal dengan gaya nyentriknya ini tampak tertidur pulas dengan bantal lengan di sebuah sofa. Ia mengenakan rok panjang hitam dengan atasan warna hitam putih.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meresmikan ekowisata kebun kima di Pantai Teluk Tihlepuai, Negeri Morela, Kabupaten Maluku Tengah. (Foto: Humas KKP)

Selain mengunggah foto Menteri Susi, Jim juga menuliskan keterangan foto yang berisi pujian dan kekagumannya atas kerja keras Menteri Susi. Dalam keterangannya, ia menilai Menteri Susi adalah seorang perempuan tangguh yang layak diberi gelar Ibu Kelautan.

"Tertidur kelelahan di VIP Lounge Bandara JFK, New York, setelah sehari sebelumnya tampil di acara konferensi PBB mengenai kelautan di New York, Amerika Serikat," tulis Jim.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengikuti raker dengan komisi IV DPR, Jakarta, Rabu (27/1).  Raker membahas tingkat 1 RUU tentang Perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudi daya ikan dan Petambak Garam. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Mendadak sontak, foto Menteri Susi yang tertidur pun menuai ragam komentar warganet. Kebanyakan memberikan komentar pujian dan doa kepada Menteri Susi.

"Semoga ALLAH menjaga ibu dimanapun Ibu berada... berkah sehat untuk Ibu…." tulis pengguna Facebook bernama Ika Qurniawati Sidik.

"Semoga ALLAH melindungi dan menjaga beliau dalam segala keadaan. IBU KITA yg TERCINTA. AAAAMIINN." sahut Bintang Tarigan.

"I love you ibu Susi ...." tulis Happy Bayuwardani.

"Low profile dan tegas .. Ilu bu susi. tetap berjiwa baik yah...GBU always.." kata Niena Akbar.

Tak cuma di Facebook, warganet Twitter pun turut melontarkan komentar terkait Menteri Susi yang tertidur di ruang tunggu bandara.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tertidur di bandara karena kelelahan (Biro Humas Kemensos)

Aktivitas yang sangat padat dengan tuntutan kerja yang harus cepat juga membuat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa didera kelelahan.

Saat akan berangkat menuju Kabupaten Banyuwangi, setelah bertolak dari Bandara Husein Sastra Negara Bandung, Jawa Barat, Khofifah tertidur di ruang tunggu penumpang Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur.

Foto Khofifah yang tengah tertidur di ruang tunggu bandara menyebar di internet. Foto itu diketahui diunggah pertama kali oleh seorang staf di Kementerian Sosial lewat akun Instagramnya.

Pada foto tersebut, Khofifah tertidur pulas tanpa melepas kaus kakinya, dengan ditutupi kain panjang bermotif batik. Tas travel berwarna ungu digunakan sebagai bantal kepala.

"Foto ini diambil hari Minggu sekitar pukul 10.55 di Bandara Juanda, Surabaya. Karena pesawatnya masih lama, Ibu Khofifah "nyuri waktu" buat tidur," demikian keterangan foto tersebut.

Rupanya, kelelahan mendera Khofifah akibat padatnya jadwal kunjungan kerja Khofifah sebagai Menteri Sosial.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebelumnya Khofifah mengunjungi Kabupaten Toli-Toli dan Kota Palu di Sulawesi Tengah guna menengok korban banjir, kembali ke Jakarta dan kemudian bertolak ke Ciamis, Jawa Barat, melewati jalur darat.

"Sambil menunggu pesawat ke Banyuwangi. Perjalanan 5 hari yang luar biasa dari Toli-Toli nengok korban banjir lanjut Kota Palu, lanjut Jakarta, lanjut Ciamis via darat, lanjut Bandung, lanjut Surabaya, dan akhirnya lanjut Banyuwangi," terang akun itu.

Di akhir deskripsi, pemilik akun tersebut mengajak netizen untuk mendoakan Khofifah Indar Parawansa agar selalu sehat dan amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Sosial RI.

1 dari 2 halaman

Jonan dan Sri Mulyani

Mencuri waktu tidur di tengah-tengah kesibukan juga pernah dilakukan oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan, Juli 2014. Kala itu, dia masih menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT KAI. Dia terlelap tidur di kereta api (KA) Ekonomi Panataran jurusan Magelang-Surabaya.

Ignasius tertidur pulas sambil meringkuk di bangku penumpang kereta ekonomi dengan berpakaian seragam lengkap tanpa sepatu dan beralaskan jaket sebagai pengganti bantal.

Saat itu, Ignasius selama 15 hari berada di kereta untuk memantau arus mudik jelang Lebaran. Siapa yang mengira seorang dirut seperti Ignasius mau turun langsung ke lapangan untuk mengatur jalannya arus mudik. Hal tersebut pun langsung menjadi sorotan masyarakat, khususnya para warganet.

Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Dirut PT KAI ini adalah hal yang biasa saja. Mungkin karena selama ini kita terlalu lama disuguhi perilaku para pejabat publik yang tidak pernah secara serius dan nyata membela kepentingan masyarakat.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)

Menteri Keuangan Sri Mulyani pun pernah mengaku kurang tidur usai dilantik. Dia mengatakan tugasnya sebagai Menteri Keuangan RI tidaklah mudah.

Banyak tantangan yang harus segera dikerjakannya seperti halnya pencapaian target pajak 2016 dan pelaksanaan tax amnesty atau pengampunan pajak.

Ditemui di Istana Kepresidenan usai mendapat pengarahan dari Presiden RI soal tax amnesty, Sri Mulyani mengaku terus mempelajari kondisi fiskal dan perpajakan Indonesia.

"‎Kalau yang detail (perpajakan), Anda berbaik hati sama saya ya. Saya baru 24 jam dan saya harus tidur sedikit. Nanti pasti akan saya sampaikan kepada Anda," kata Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 28 Juli 2016.

Artikel Selanjutnya
Menaker: 167 Ribu Pekerja Ikut program Mudik Lebaran Bersama
Artikel Selanjutnya
Saat Mendagri Tak Dapat Tiket Pesawat ke Bengkulu