Sukses

Djarot: Tim Sinkronisasi Tak Bisa Ikut Bahas Program APBD 2018

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful HidayatĀ mengatakan proses Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 sudah mencapai penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD). Sehingga, setelah tahapan tersebut pemerintah akan melakukan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Baru setelah itu nanti diajukan KUA-PPAS ke DPRD, nanti dibahas di DPRD," ucap DjarotĀ di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (5/6/2017).

Kendati demikian, Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menjelaskan, nantinya Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih yaitu Anies-Sandiaga dapat memasukkan beberapa program unggulan di APBD 2018.

"Beberapa waktu lalu (Tim Sinkronisasi) sudah ketemu dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta," ujar dia.

Namun, Mantan Wali Kota Blitar ini menegaskan, tim sinkronisasi tidak dapat ikut serta saat pembahasan nanti.

"Karena yang masuk dalam pembahasan itu komisi fraksi dan kita. Jadi tim anggaran legislatif dan eksekutif," jelas Djarot.

Ā 

Artikel Selanjutnya
Alasan Djarot Tolak Anggarkan Gaji Pak Ogah
Artikel Selanjutnya
Djarot: Enggak Mungkin Kita Menggaji Pak Ogah