Sukses

Polisi: Pemulangan Rizieq Shihab Tunggu Visa Arab Saudi Habis

Liputan6.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, hingga kini penyidik Polda Metro Jaya terus berupaya memulangkan pentolan FPI Rizieq Shihab dari Arab Saudi. Rizieq terseret dalam kasus dugaan percakapan berkonten pornografi dengan Firza Husein.

"Kan visanya 28 hari. Artinya jika visa habis, kita sudah lakukan komunikasi dengan pihak yang bersangkutan untuk segera pulang ke Indonesia," tutur Argo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 19 Mei 2017.

Argo mengatakan belum ada kerja sama antara pihak kepolisian dengan Imigrasi di Arab Saudi untuk memulangkan Rizieq.

"Yang bersangkutan (Rizieq Shihab) kan masih saksi, kita masih berharap (Rizieq pulang ke Indonesia), kita juga akan komunikasikan dengan pengacara untuk memulangkan yang bersangkutan ke Indonesia," jelas dia.

Pihak kepolisian, kata Argo juga belum berencana membentuk tim yang akan menjemput Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia. Kini penyidik masih berfokus untuk memproses berkas perkara dari tersangka Firza Husein.

Rizieq Shihab dikabarkan kembali ke Arab Saudi setelah sempat beberapa hari singgah di Kuala Lumpur, Malaysia. Padahal polisi tengah menantinya untuk diperiksa sebagai saksi kasus pornografi berupa chat seks yang diduga melibatkan dirinya dan tersangka pemufakatan makar Firza Husein.

"Info yang diterima teman-teman, Habib (Rizieq) berada di Arab Saudi," ujar Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, Jakarta, Senin 15 Mei 2017.

Namun Sugito menyangkal alasan Rizieq kembali ke Arab Saudi untuk menghindari proses hukum yang ditangani penyidik Polda Metro Jaya.

Menurut dia, Rizieq Shihab kembali terbang ke Arab Saudi lantaran ingin konsentrasi ibadah. Berdasarkan informasi yang didapat, Rizieq Shihab rencananya akan berada di Tanah Suci hingga Ramadan.

Artikel Selanjutnya
Polisi Periksa Rizieq Shihab di Arab Saudi Selama 9 Jam
Artikel Selanjutnya
Kapolri: Rizieq Shihab Sudah Diperiksa di Arab Saudi