Sukses


Ketua MPR: Wujud Etika Pancasila adalah Penegakan Hukum yang Adil

Liputan6.com, Jakarta Pendiri bangsa sudah mewariskan ideologi yang bersumber dari sejarah dan budaya sendiri yakni Pancasila. Tugas generasi selanjutnya untuk menjadikan Pancasila sebagai sistem etika dan tindakan

"Tugas kolektif generasi sekarang ini menjadikan Pancasila sebagai perilaku hidup sehari hari. Menjadi etika dan tindakan kita,"

Demikian ditegaskan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menyampaikan Pidato Kunci dalam Pra Konferensi II Etika Berbangsa dan Bernegara kerjasama MPR, DKPP dan KY di Kantor Komisi Yudisial, Kamis (4/5/2017). 

Pancasila, lanjut Zulkifli Hasan, tidak boleh berhenti menjadi sistem yang statis.

"Lebih jauh dari itu, Pancasila harus menjadi panduan bangsa Indonesia dalam meraih cita cita berbangsa dan bernegara," ujar Zulfifli. 

Zulkifli Hasan mengingatkan, salah satu wujud Pancasila adalah pada bidang penegakan hukum

"Persoalan hukum ini berkaitan langsung dengan masyarakat. Kalau ada ketidakadilan, pasti langsung terasa," imbuh Zulkifli. 

Integrasi sistem etika dan penegakan hukum berarti mengembalikan hukum pada asalnya. Hukum harus dikembalikan sebagai sistem nilai dan ideologi

"Wujud Pancasila dalam etika adalah Hukum yang memenuhi rasa keadilan masyarakat. Inilah ujian yang harus kita lewati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tutup Zulkifli

Hadir mendampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Ashiddiqie dan Ketua Komisi Yudisial Aidul Fitriciada.

 

(*)

Artikel Selanjutnya
Ketua MPR: Pancasila Kita Jaga Agama Kita Bela
Artikel Selanjutnya
Ma'ruf Cahyono: Pancasila Tidak Boleh Tergerus Arus Zaman