Sukses

Heri Gunawan Desak Pembangunan Unit 3,4 dan 5 PLTP Patuha Segera

Liputan6.com, Jakarta Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mendorong pembangunan 3,4,5 PT Geo Dipa Energi (Persero) unit patuha segera teralisasi. Menurutnya potensi tenanga listrik yang mencapai 400 Megawatt cukup besar potensinya untuk kemakmuran rakyat jika pembangunan bisa cepat terlaksana.

Seperti di ketahui saat ini PT. Geo Dipa Energi sudah memiliki sumur yang menghasilkan kapasitas produksi energi dengan besaran 55 MW sebanyak 11,yakni 8 sumur produksi dan 3 sumur injeksi.

Namun sampai sekarang perusahaan yang berbasis menghasilkan energi panas bumi di unit Patuha belum mencapai target, karena baru dapat memproduksi 60 MW. Padahal kegiatan panas bumi yang berada di patuha tersebut berpotensi hingga 400 MW. Hal itu diungkapkan Heri, saat pertemuan dengan jajaran Direksi dan Pegawai Geo Dipa. di Desa Sugihmukti,Pasir Jambu,Kabupaten Bandung, Jawa Barat Jumat, (31/03) lalu.

Politisi Gerinda ini menambahkan, energi panas bumi di Indonesia adalah panas bumi yang terbaik di dunia dan potensnya juga terbesar di dunia, mencapai 29 Giga Watt total potensi panas bumi, jumlah ini sebanding 40% dari cadangan panas bumi dunia. Adapun di wilayah Jawa Barat sendiri diketahui potensi panas bumi mencapai 5.411 MW.

Sebagai perusahaan yang berbasis sumber daya alam, Geo Dipa Energi memiliki komitmen yang kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar lokasi pembangkit listrik. Luas area di desa ini sebesar 791.620 m2 (95,7%).

"Geothermal (Energi panas bumi), di kawasan Patuha di harapkan bisa di manfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat dan juga negara,”.ujarnya.

Lebihlanjut Politisi Senayan menjelaskan, kunjungan yang di laksanakan Komisi XI saat ini untuk melihat secara langsung di lapangan, demi mengetahui seberapa besar yang akan di berikan PT Geo Dipa di unit Patuha dalam memberikan manfaat secara keseluruhan.

Tim kunjungan spesifik Komisi XI berkesempatan langsung meninjau sumur-sumur yang menghasilkan tenaga listrik. Serta melihat secara langsung poengolahan energi panas bumi dari awal hingga akhirnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

(*)

 

 

Artikel Selanjutnya
Bareskrim Limpahkan Tersangka Korupsi Cetak Sawah ke Kejagung
Artikel Selanjutnya
Bendungan Kuningan Rampung Akhir 2018