Sukses

Golkar Harap MKGR Penuhi Kuota Perempuan 30 Persen di Parlemen

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengharapkan, kehadiran Gerakan Perempuan Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dapat memenuhi proporsi anggota legislatif perempuan mencapai 30 persen di Pemilu 2019.

"Memberikan kesempatan kepada semua kaum perempuan sesuai amanat undang-undang, Pasal 46 UU 39 Tahun 1999 bahwa sistem pemilihan umum itu sistem kepartaian dan sistem legislatif diharuskan 30 persen, itu lah harapan saya dalam gerakan MKGR," kata Novanto usai membuka acara MKGR Women's Gathering di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Ketua DPR ini juga memberikan aspresiasi atas terselenggaranya MKGR Women's Gathering dalam rangka memperingati hari perempuan internasional dan menyambut hari Kartini 2017.

"Ya ini saya berikan aspresiasi kepada gerakan perempuan MKGR di bawah ibu Hetifah, saya rasa gerakan perempuan MKGR ini memberikan arti sangat besar," ujar dia.

Novanto mengharapkan acara ini dapat membawa dampak yang positif untuk mencetak kaum wanita menjadi pemimpin baik di legislatif maupun di eksekutif.

"Inilah harapan saya, mudah-mudahan dalam acara gathering momen bisa bermanfaat dan memberikan hasil-hasil memperkuat perempuan ke depan," harap dia.

Sementara, Ketua Umum Gerakan Perempuan Ormas MKGR Hetifah Sjaifudian mengatakan, secara simbolik, perayaan ini menegaskan tercapainya peningkatan peran kaum perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sejatinya, momen ini merupakan tonggak assessment penting akan capaian prestasi sosial, ekonomi, budaya dan politik perempuan di Indonesia," kata Hetifah dalam kesempatan yang sama.

Anggota Komisi II DPR ini menuturkan, sebagai bentuk nyata dalam memperingati Hari Perempuan Internasional dan menyambut Hari Kartini tahun ini, Gerakan Perempuan Ormas MKGR mengadakan kegiatan Talk Show 10 Inspiring Women.

"Kegiatan ini bermaksud memberikan pencerahan dan inspirasi baik kepada kader Gerakan Perempuan Ormas MKGR maupun para undangan melalui mekanisme perbincangan informal (sharing) dengan para narasumber (inspiring women) yang akan membagi pengalamannya secara langsung," ujar Hetifah.

Artikel Selanjutnya
Saran Andi Mallarangeng untuk Setya Novanto
Artikel Selanjutnya
Farhan Mahasiswa Gunadarma Korban Bullying Angkat Bicara