Sukses

Megawati: Kalau Mau Kaya, Jangan di Partai Politik

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa kader PDIP masih ada yang terseret kasus korupsi. Hal ini membuat Ketua Umumnya Megawati Soekarnoputri meradang. Dia meminta agar kader mematuhi aturan dan memahami makna dari keberadaan partai politik.

"Dengan demikian semuanya harus mengikuti aturan. Kalau enggak suka dengan PDIP, monggo baik-baik saja mengembalikan kartu anggota, lalu ya keluar saja," kata Megawati di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Dia tak menampik ada kader nakal di partainya. Namun, Megawati mengingatkan agar tidak mencari kekayaan lewat parpol.

"Di partai kami, tentu ada anak nakal. Kalau mau cari kaya, saya bilang kenapa enggak jadi pengusaha, monggo saja. Lebih baik demikian. Karena organisasi parpol basic-nya bukan cari kekayaan. Kalau mau hidup secukupnya, ya boleh lah," jelas Megawati.

Megawati mengatakan, banyak orang yang ingin menjadi anggota DPR tapi masih menyelewengkan jabatannya setelah duduk di parlemen.

"Keinginan semua orang jadi anggota DPR, ya saya bilang bersabar saja. Karena setiap orang kursinya saja sangat terbatas. Kalau sudah jadi, kalau kerja baik-baik sana. Kalau sudah bosan, berhenti. Jangan setengah-setengah gitu," pungkas Megawati.

  • Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode  23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode 23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Megawati
  • Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode  23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode 23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Megawati Soekarnoputri
  • PDIP
Artikel Selanjutnya
Tjahjo Kumolo Tetap Ingin JK Jadi Jurkam Jokowi di Pilpres 2019
Artikel Selanjutnya
Tak Mau Bahas Capres, PDIP Ingin Jokowi Selesaikan Janji Kampanye