Sukses

PPP Minta Uji Kelayakan Komisoner KPU-Bawaslu Segera Digelar

Liputan6.com, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan meminta agar uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner KPU dan Bawaslu segera dilakukan sebelum akhir masa jabatan pada 12 April mendatang, agar tidak ada kevakuman di kedua institusi tersebut.

"Dalam rapat internal Komisi II DPR pada ini, PPP akan meminta agar uji kelayakan tetap dilaksanakan seperti yang diusulkan pemerintah," kata anggota Komisi II DPR dari PPP Achmad Baidowi di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (27/3/2017).

Dia menjelaskan partainya berpandangan dari semua calon komisioner yang diajukan Panitia Seleksi, apa tidak ada salah satu di antaranya memenuhi kualifikasi.

Baidowi mengatakan hasil seleksi Pansel tentunya sudah memenuhi kualifikasi, namun persoalannya nama-namanya belum ada karena apakah akan dipilih sekaligus atau hanya setengahnya.

"Namun, kami serahkan ke rapat internal Komisi II DPR keputusannya seperti apa," ujar dia seperti dilansir dari Antara.

Baidowi mengatakan PPP mengutamakan latar belakang calon komisioner KPU-Bawaslu yang paham terkait kepemiluan. Jumlah calon komisioner hasil seleksi Pansel dari petahana KPU sebanyak lima orang. Ada juga dari anggota KPU provinsi yang lolos seleksi.

"Selain itu calon komisioner Bawaslu yang lolos. Ada dari anggota Bawaslu Provinsi dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bidang kepemiluan," tutur dia.

Politikus PPP ini mengakui tidak ada calon komisioner yang memiliki kemampuan di bidang Informasi dan Teknologi. Namun hal itu bukan persoalan mendasar sebab mereka bisa meningkatkan kemampuannya.

Artikel Selanjutnya
Komisi II DPR RI: Tak Ada Niat Perpanjang Komisioner KPU 2012
Artikel Selanjutnya
DPR Kritik 2 Calon Komisioner KPU soal Uji Materi UU Pilkada