Sukses

Ittama DPR Sosialisasikan Tupoksi dan Website

Liputan6.com, Jakarta Inspektorat Utama (Ittama) Sekretariat Jenderal DPR RI menggelar kegiatan sosialisasi wewenang dan tugas serta meluncurkan website Inspektorat Utama, ittama.go.id, hari Jumat, (24/03).

Inspektur Utama Setjen DPR RI Setyanta Nugraha bertindak menjadi narasumber serta dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPR RI Achmad Djuned dan diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja di Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI di Ruang Pansus B, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman terkait proses pengawasan internal di DPR RI  agar mampu memberikan nilai tambah bagi peningkatan kinerja organisasi. Pengawasan pada dasarnya membandingkan kondisi yang ada dengan yang seharusnya terjadi.

“Pengawasan adalah suatu kegiatan untuk memperoleh kepastian apakah pelaksanaan pekerjaan telah dilakukan sesuai rencana semua. Kegiatan pengawasan pada dasarnya membandingklan kondisi yang ada dengan yang seharusnya terjadi,” ujar Setyanta Nugraha.

Ia juga menegaskan bahwa proses pengawasan yang dilakukan Irtama tidak saja diakukan saat akhir, tetapi juga saat proses itu berlangsung.  Hal itu dilakukan agar dapat efektif dan hasil yang didapat menjadi maksimal.

“Bila ternyata ditemukan adanya penyimpangan segera diambil tindakan koreksi. Agar dapat efektif mencapai tujuannya, pengawasan tidak dilakukan hanya saat akhir tetapi berada pada setiap proses manajemen,” jelas Setyanta.

Setyanta memaparkan proses kegiatan di Irtama yang terdiri dari lima hal yakni audit, review, pemantauan, evaluasi dan pengawasan lainnya. Dengan tahapan kegiatan ini diharapkan mencapai hasil yang maksimal.  

Selain itu dijabarkan juga jumlah SDM Irtama yang sebanyak 32 dengan komposisi 7 jabatan struktural, 17 auditor dan 8 pengadministrasian. Selain itu disosialisasikan pula website ittama.go.id sebagai bentuk transpransi dan akuntabilitas kinerja serta media informasi yang dapat diakses secara mudah.

“Website ittama.go.id sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja sekaligus mengembangkan knowledge, management serta media informasi yang dpaat diakses secara mudah, cepat, murah dan akurat serta akuntabel,” tutur Setyanta.

Selain itu, Sekjen DPR RI Achmad Djuned mengapresiasi kegiatan ini dan diharapkan akan memperoleh manfaat dalam meningkatkan kinerja Setjen dan Badan Keahlian DPR RI.

“Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua, baru satu tahun ini kehadiran Irtama, tapi sudah banyak kegiatan yang bisa dirasakan manfaatnya yaitu ketika berhadapan dengan BPK,” ujar Ahmad Djuned.

Ahmad Djuned mengakui Irtama sebagai garda terdepan dalam menyelesaikan temuan-temuan dari BPK. “Irtama biasanya maju sebagai garda depan. Banyak temuan yang dilakukan BPK, tapi setelah ketemu dengan Irtama bisa diperkecil yang tadinya sekian kasus bisa menjadi beberapa,” pungkas Ahmad Djuned.

(*)

Artikel Selanjutnya
KPU Gelar Uji Publik Peraturan Pilkada dan Pemilu 2019
Artikel Selanjutnya
Anggota DPR Minta Apartemen, Ini Tanggapan PDIP