Sukses

GMNI Minta Pemerintah Kembalikan Kedaulatan Politik Bangsa

Liputan6.com, Jakarta - Gerakan Mahasiwa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar perayaan Dies Natalis ke-63 Tahun di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. Sejumlah pejabat hadir dalam acara yang bertema Trisakti Sebagai Jalan Menuju Indonesia Adil dan Makmur.

Mereka adalah Menteri Energi, Sumber Daya dan Mineral, Ignatius Jonan, Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono, dan Ketua Umum DPP PA GMNI Ahmad Basarah.

Dalam sambutannya, Ahmad Basarah menyatakan organisasi ini mengalami fase naik dan turun akibat dinamika politik de-Sukarnoisasi. Berkat kerja keras para kader, GMNI tetap berdiri hingga kini memasuki usia ke-36.

"Meski begitu, GMNI jangan terperangkap pada nostalgia historis, tantangan terbesar GMNI saat ini tentang mereaktualisasi dan rekontekstualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata Basarah di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Sementara itu, Ketua Presidium GMNI Chrisman Damanik mengingatkan pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi agar menunaikan janji-janjinya. GMNI siap bekerja sama untuk memberikan dukungan sebesar-besarnya kepada Presiden Jokowi dalam mengembalikan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Karenanya GMNI mendukung tegas kebijakan, peraturan terkait penyelamatan sumber daya bangsa Indonesia. "Kami Yakin Pemerintah masih mampu menyelesaikan terkait persoalan Freeport," ujar Damanik.

Dalam acara GMNI itu, hadir pula Sekjen DPP PDIP Hasto Krisyanto, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Theo L Sambuaga. Anggota DPR dari PDIP Abidin Fikri, Eva Sundari, Rahmad Handoyo, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Hardley Pariela. Tampak pula Organisasi Kelompok Cipayung serta para alumni dan kader-kader GMNI.

Artikel Selanjutnya
Hari Ini, Ahok Berulang Tahun yang ke-51
Artikel Selanjutnya
Mako Brimob Tak Izinkan Simpatisan Besuk Ahok