Sukses

Polisi: Motif Penembakan di Aceh Timur Terkait Pilkada

Liputan6.com, Jakarta - Kadiv Humas Polri Boy Rafli Amar mengatakan, motif penembakan di Aceh Timur pada Minggu 5 Maret 2017 lalu disebabkan permasalahan Pilkada Aceh 2017. Pelaku berinisial GS (31) dan MJ (30) pun kini telah diamankan petugas.

"Penembakan dilakukan G yang merupakan salah satu tim sukses sebuah partai yang ada di sana. Kemudian kecewa karena hasil pemilu kalah," tutur Boy di Kantor Divisi Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2017).

Menurut dia, korban diketahui juga merupakan tim sukses dari salah satu pasangan calon yang mengikuti Pilkada Aceh 2017. "Yang merupakan timses Bupati Aceh Timur," jelas dia.

"Peran dari tersangka adalah yang bersangkutan merupakan pihak yang memerintahkan untuk melakukan eksekusi penembakan ini, bersama MJ dan satu orang yang masih DPO," lanjut Boy.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto menjelaskan, di tempat kejadian perkara (TKP) penembakan di Aceh Timur, polisi menemukan sepuluh selongsong peluru. Setelah penembakan, tersangka langsung melarikan diri ke kebun sawit menggunakan sepeda motor.

"Dari cerita saksi Yatinem (45), orang tidak dikenal tersebut memberondong tembakan di depan rumahnya. Saat memberitahu saudara Juman, tetangganya, dan membuka pintu malah terkena sasaran satu butir peluru mengenai lehernya," ujar Rikwanto di Kantor Divisi Humas Polri, Senin 6 Maret 2017 lalu.

Dia menyebutkan, empat butir peluru tersebut mengenai pintu depan, empat mengenai jendela, dan dua peluru di dinding. Sehingga total tembakan dari pelaku misterius itu berjumlah 11 kali.

"Jadi saat pelaku melarikan diri, sempat menembakkan di rumah tetangga lainnya bernama Wisno. Akibatnya, Wisno juga terkena peluru di bagian perut," pungkas Rikwanto.