Sukses

Partai Demokrat Bersikap Nonblok, Djarot Puji Kebesaran Hati Agus

Liputan6.com, Jakarta Pada putaran Pilgub DKI Jakarta, Partai Demokrat memutuskan bersikap nonblok. Salah satu kader partai Demokrat, Roy Suryo mengungkapkan, meski Partai Demokrat akhirnya menentukan untuk tidak mendukung salah
satu calon di Pilgub DKI Jakarta 2017 putaran kedua, Demokrat membebaskan pilihan kepada setiap kader.

“Selama ini kita tahu tetap harus memilih, tapi dipersilakan ke masing-masing. Kami netral, dalam istilah Pak SBY itu nonblok. Tak memihak ke nomor 2 atau 3,” ucap Roy Suryo.

Menanggapi hal tersebut, jubir Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Raja Juli Antoni mengungkapkan, keputusan partai Demokrat untuk menjaga netralitas di Pilgub DKI Jakarta putaran kedua
menunjukan bahwa, rumor politik yang mengatakan suara Agus Yudhoyono otomatis akan berpindah ke pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno itu tidak benar.

"Keputusan Mas Agus tidak mendukung Mas Anies dengan tetap menjaga netralitas menghancurkan mitos politik yang diciptakan itu salah, sekaligus menunjukkan bahwa Mas Agus calon pemimpin masa depan yang bukan subordinasi Mas Anies," kata Raja Juli Antoni.

Keputusan Partai Demokrat memilih untuk nonblok di putaran kedua Pilgub DKI, akan berdampak pada kebebasan memilih yang dimiliki kepada setiap kadernya untuk menentukan paslon yang akan mereka dukung. Sikap nonblok Partai Demokrat ini juga menyita perhatian Cawagub DKI nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat. Ia sangat mengapresiasi keputusan Demokrat sekaligus memuji kebesaran hati yang dimiliki oleh Agus Yudhoyono.

"Terima kasih, memang saya mengapresiasi sikap dari Partai Demokrat maupun kebesaran hati dari Mas AHY, ini berikan satu teladan bagi kita semua bahwa begitu berbesar hati, begitu gagal langsung menyerahkan sepenuhnya hak-hak ke masing-masing individu, masing-masing anggota, masing-masing relawan," ucap Djarot.

Agus Yudhoyono sendiri telah mengungkapkan kepada para pendukungnya dalam acara Thank You Gathering dengan Tim Media dan Relawan di Ballroom XXI Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, ia mengatakan bahwa
dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pendukungnya untuk memilih dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Langkah ini diambil oleh Agus Yudhoyono menyusul pasangan calon nomor urut 1 itu tidak lolos dalam putaran pertama Pilkada DKI pada 15 Februari lalu.

"Pertama-tama kita ingin menyampaikan misi kita sudah selesai. Misi itu sudah selesai ketika saya mengatakan sudah kalah dalam kompetisi (Pilkada DKI Jakarta)," ucap Agus.

Djarot mengaku tidak merasa khawatir bila pilihan warga Jakarta tidak jatuh pada dirinya. Yang terpenting bagi Djarot, tidak ada isu provokatif selama masa kampanye. Sedangkan terkait relawan Agus Yudhoyono sendiri, Djarot mengapresiasi masyarakat yang telah mendeklarasikan dukungannya bagi Ahok-Djarot. Namun dia menyerahkan
masalah strategi untuk menggaet dukungan dari relawan AHY ini kepada partai dan tim pemenangannya.

Pendapat berbeda disampaikan oleh salah satu pengamat Politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago. Ia mengingatkan agar Partai Demokrat untuk tidak mengambil sikap nonblok di Pilgub DKI Jakarta.
Menurutnya, sikap nonblok yang ditunjukan Partai Demokrat, akan membuat Demokrat tidak mendapat keuntungan apapun.

“Karena nonblok itu enggak ada untungnya. Dalam politik itu semestinya (memihak) seperti pilpres kemaren (nonblok), Demokrat apa untungnya hari ini? Kalau kalah itu resiko politik, dan jika menang itu bonus," tutur Pangi Syarwi Chaniago.

(*)

  • Pilkada DKI 2017 akan berlangsung pada Februari 2017 diikuti tiga calon gubernur Agus Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Basuki T. Purnama
    Pilkada DKI 2017 akan berlangsung pada Februari 2017 diikuti tiga calon gubernur Agus Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Basuki T. Purnama
    Pilkada DKI 2017
  • Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, MS adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta yang menjabat sejak 17 Desember 2014.
    Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, MS adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta yang menjabat sejak 17 Desember 2014.
    Djarot Saiful Hidayat
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat adalah pasangan calon nomor urut dua Pilkada DKI Jakarta 2017
    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat adalah pasangan calon nomor urut dua Pilkada DKI Jakarta 2017
    Ahok-Djarot