Sukses

Jenguk Hasyim Muzadi, Jokowi Kerahkan Dokter Kepresidenan

Liputan6.com, Malang - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ibu Negara Iriana menjenguk KH Hasyim Muzadi di kediamannya, komplek Pondok Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur. Jokowi menginstruksikan tim dokter kepresidenan membantu penanganan medis anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) itu.

Jokowi tiba di Pondok Pesantren Al Hikam Malang sekitar pukul 10.00 WIB. Tampak putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep ikut dalam mobil rombongan. Selain itu, juga terlihat Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Rombongan Jokowi hampir 45 menit berada di kediaman mantan Ketua Umum PBNU, yang jatuh sakit sejak awal Januari 2017 itu. Usai menjenguk, rombongan langsung bertolak ke Jakarta siang ini.

"Kita jenguk KH Hasyim Muzadi, berdoa semuanya agar beliau cepat diberi kesembuhan," kata Jokowi usai menjengkuk di Malang, Jawa Timur, Rabu (15/3/2017).

Jokowi menjelaskan bagaimana kondisi terakhir Hasyim. Termasuk, apakah sudah bisa berkomunikasi langsung dengan kiai atau tidak. "Semua berdoa agar beliau segera diberi kesembuhan," dia melanjutkan.

Rombongan kepresidenan masuk ke kamar Hasyim Muzadi secara bergantian. Jokowi dan Iriana masuk ke kamar sang Kiai terlebih dulu.

Putra sulung Hasyim Muzadi, Abdul Hakim mengatakan, ukuran kamar ayahnya yang terbatas, membuat pembesuk masuk bergantian. Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana cukup lama di dalam ruangan itu.

"Tapi Presiden hanya bisa memandang beliau, kemungkinan tidak banyak berkomunikasi yang tersampaikan. Tapi beliau sudah tahu kalau Pak Jokowi hadir," ujar dia.

Hakim mengatakan, dalam kesempatan itu Jokowi juga menyatakan akan mengerahkan tim dokter kepresidenan untuk membantu pemeriksaan medis Hasyim Muzadi. Namun, belum bisa dipastikan kapan kedatangan tim dokter kepresidenan itu.

"Kemungkinan ada beberapa tim dokter kepresidenan yang diminta untuk menangani Abah. Tapi nanti saya pastikan kapan tim dokter itu tiba," ujar dia.

Namun, Hakim enggan mengungkapkan penyakit yang diderita sang ayah. Dia hanya menyebutkan, sejauh ini sang ayah sudah tertangani meski hanya bisa mengonsumsi nutrisi untuk asupan tubuhnya. Tujuan perawatan di kediamannya agar bisa lebih dekat dengan keluarga.

Sementara, juru bicara tim dokter yang selama ini menangani Hayim Muzadi, dokter Hariadi mengatakan, Ketua Umum keempat PBNU itu masih diberi bantuan oksigen selama perawatan di kediamannya.

"Memang ada sedikit infeksi. Beliau batuk dan tak bisa mengeluarkan dahak, jadi sesak nafas dan diberi bantuan oksigen," ujar dia.

Menurut Hariadi, ada empat dokter kepresidenan yang akan segera membantu menangani perawatan Hasyim Muzadi. Termasuk, untuk memastikan bantuan peralatan medis yang dibutuhkan dan diberikan kepada Kiai asal Bangilan, Tuban, Jawa Timur itu.

Artikel Selanjutnya
Megawati Pilih Gus Ipul untuk Diusung di Pilkada Jatim
Artikel Selanjutnya
Johan Budi: Pak Jokowi Ingin Tradisikan Pertemuan Tokoh Bangsa