Sukses

Lemhanas Emirat Arab Gali Informasi Peran Parlemen Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Badan Keahlian DPR RI menerima kunjungan delegasi Lemhanas Persatuan Emirat Arab (PEA) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/03) kemarin. Diungkapkan Kepala BKD K. Johnson Rajagukguk. kedatangan delegasi PEA ini untuk mengetahui peran DPR dalam sistem pemerintahan di Indonesia.

“Kita menerima kunjungan Lemhanas Uni Emirat Arab, mereka ingin mendapatkan informasi terkait peran DPR dalam sistem pemerintahan kita dan kita sudah sampaikan fungsi DPR hingga hak-hak anggota DPR,” ujar Johnson.

Lebih lanjut, kepada delegasi, ia menjelaskan mengenai peranan DPR dalam mempertahankan nasionalisme. Mengingat, kemajemukan Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dan budaya. Menurutnya, peran DPR dapat dilihat dari kebijakan politik maupun anggaran serta mengawasi kebijakan pemerintah.

“Harus menjadi perhatian parlemen, jangan sampai kebijakan pemerintah bertentangan dengan prinsip-prinsip nasionalisme,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Indonesia memiliki Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai dasar ideologi negara. Dengan dua dasar itu, maka semua lembaga negara harus merepresentasikan kebhinekaan atau keberagaman bangsa Indonesia.

“Di DPR, tercermin dengan adanya 10 fraksi pemenang pemilu. Kesepuluhnya merepresentasikan seluruh rakyat Indonesia di 34 provinsi di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Disamping itu, para delegasi terlihat sangat antusias untuk membahas peran parlemen Indonesia dalam perang teluk di negara Timur Tengah. Terkait hal itu, Johnson mengatakan hal tersebut merupakan ranah kewenangan dewan, namun ia tak menampik jika Indonesia bisa turut berkontribusi membantu penyelesaian konflik melalui Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

“Kepentingan-kepentingan atau masalah yang ada di Timur Tengah, tentu diperjuangkan anggota Parlemen lewat OKI, itu sangat memungkinkan,” imbuhnya menanggapi pertanyaan para delegasi PEA yang dipimpin oleh Khalid Juma Abdulrahman Alqattan.

Persatuan Emirat Arab (PEA) atau United Arab Emirates beranggotakan tujuh negara federasi emirat, yakni Abu Dhabi, Dubai, Sharjah, Ajman, Ras Al Khaimah, Umm Al Quwain dan Fujairah.

(*)

Artikel Selanjutnya
Mendagri: Tidak Benar Presidential Threshold Melanggar Konstitusi
Artikel Selanjutnya
Cerita Sandiaga Dapat Dukungan Agus Yudhoyono