Sukses

Hasto PDIP: Prinsip Pancasila Bung Karno Itu Kesejahteraan

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menerima 160 eks buruh Koperasi Karyawan Pelabuhan (Kopkarpel) UTPK Belawan-Pelindo I di Kantor DPP PDIP, Jakarta. Dalam pertemuan itu, buruh didampingi Ketua Umum DPP SBSI Muchtar Pakpahan. 

Hasto mengungkapkan alasan pihaknya menerima eks buruh tersebut. Langkah tersebut dianggapnya sebagai bagian dari tugas ideologis partai.

"Prinsip dalam Pancasila sebagaimana pidato Bung Karno, ada prinsip yang kuat yaitu soal kesejahteraan. Dengan demikian, memperjuangkan buruh bagi PDIP adalah tugas ideologis sesuai nilai Pancasila," ucap Hasto, Jumat (10/3/2017).

Dia menegaskan PDIP berkomitmen menjadikan partai sebagai rumah rakyat. Itu sudah terbukti dimana kantor PDI yang kini menjadi PDIP dalam sejarahnya menjadi simbol perlawanan atas kekuasaan otoriter saat itu.

Maka dari itu, dalam berjuang PDIP tentu akan selalu mengarahkan keberpihakannya pada kepentingan arus bawah rakyat. Apalagi, kekuatan arus bawah inilah yang menjadi inti dari kekuatan partai berlambang moncong putih tersebut.

"Pertemuan ini (dengan buruh) sangat penting bagi kami, bahwa watak politik dan kekuasaan PDIP adalah kerakyatan," ungkap Hasto.

Melalui pertemuan ini, lanjut dia, juga akan memperkuat kesadaran PDIP untuk bisa membumikan wajah politik kebawah, yang mengejawantahkan wajah politik ideologi Pancasila 1 Juni 1945 yang terus dipegang teguh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi.

Perjuangan eks buruh Kopkarpel UTPK Belawan-Pelindo I dalam menuntut haknya sudah dilakukan dengan aksi panjang sejak 2 Januari2017 lalu. Mereka menuntut keadilan karena sudah bertahun-tahun bekerja namun pihak perusahaan justru mengubah status mereka menjadi pekerja outsourcing.

Mereka sebenarnya sudah melakukan aksi di kantor pusat Pelindo I, Jalan Krakatau Medan selama 7 hari, dan 5 hari di BICT (Belawan Internasional Countener Terminal), Namun aksi itu tidak mendapat tanggapan. Akhirnya, mereka membuat aksi long march ke Istana Negara untuk mengadukan nasibnya.

Melihat perjuangan panjang para buruh, PDIP kemudian memediasi penyelesaiannya dengan Pelindo I. Setelah mediasi berjalan, pada Rabu 8 Maret 2017 ada pertemuan antara eks buruh Kopkarpel UTPK Belawan dengan Pelindo I. Dalam pertemuan itu disepakati 5 poin sebagai bentuk penyelesaian.

Sementara Ketua Umum DPP SBSI Muchtar Pakpahan mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih dengan PDI Perjuangan, khususnya Sekjen Hasto Kristiyanto karena sudah menunjukkan keberpihakannya atas perjuangan para buruh.

"Diawali karena kasus yang mereka hadapi, dari tuntutan dalam aksi mereka berjalan kaki dari Medan, kemudian dalam perjalanannya PDI Perjuangan menerjunkan tim untuk memediasi. Dan pada akhirnya, pada hari Rabu 8 Maret, ada pertemuan dengan Pelindo I, dan ada perjanjian kesepakatan. Kami sangat berterimakasih, terutama Sekjen PDI Perjuangan, atas mediasinya dan perjuangannya sehingga saat ini sudah ada kesepakatan dengan Pelindo I," katanya.

Dan ke depan, pihaknya masih berunding dengan PT Pelindo I, sehingga masih tetap membutuhkan dukungan dari PDI Perjuangan jika ke depan Pelindo I menyimpang dari apa yang sudah disepakati.

 

Artikel Selanjutnya
Kapolda Metro Imbau Rizieq Shihab Segera Kembali
Artikel Selanjutnya
Obama Jatuh Hati dengan Keindahan Candi Borobudur