Sukses

Sekjen PDIP: Jalan Politik Kita Bukan Menang-Menangan

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan ‎hanya bangsa yang berani meletakkan nasib di tangan sendiri yang akan berdiri kokoh sebagai bangsa besar. Dia menekankan semangat itu penting untuk menjadi kekuatan organisasi sayap PDIP, ‎Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem)‎.

‎"‎Garis kerja Repdem butuh kekuatan relawan yang siap berjuang selalu. Tugas kita harus menjadi obor kehidupan rakyat. Ciptakan kader militan revolusioner yang tak diam, kalau ada ketidakadilan," kata Hasto saat menutup Rapat Kerja Nasional Repdem di Hotel Grand Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3/2017).

Menurut Hasto, sikap tak diam melihat ketidakkeadilan merupakan pengamalan dari Pancasila yang digali dari bumi Indonesia, menjadi ideologi bangsa.

"Jangan hanya sekadar berucap. Tapi penting diamalkan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Jalan politik kita yang berkeadaban. Bukan menang-menangan, apalagi menghina. Bung Karno memperjuangkan kepentingan bangsa. Mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara," beber Hasto.

‎Hasto lalu mencontohkan salah satu sikap negarawan Bung Karno saat membangun Masjid Istiqlal. Menurutnya, Proklamator kemerdekaan Indonesia tersebut tidak memandang suku maupun agama dari arsitek yang membangun salah satu bangunan kebanggaan Indonesia tersebut.

"Arstitekturnya Silaban, beragama Kristen. Termegah di Asia (ketika itu). Bung Karno juga membangun peradaban Islam‎. Jadi kita tunjukkan, nilai Ketuhanan dengan PDIP membumikan Pancasila. Nilai Ketuhanan itu artinya tak ada egoisme antarmanusia. Yang ada semangat musyawarah dan kebersamaan," ucap Sekjen PDIP Hasto.

Artikel Selanjutnya
PDIP Jateng: Kalau Mau Koalisi Pilkada, Datanglah ke Jakarta
Artikel Selanjutnya
Tak Mau Bahas Capres, PDIP Ingin Jokowi Selesaikan Janji Kampanye