Sukses

Bidikan Panah Sang Presiden

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo akhirnya bisa mewujudkan impiannya di dunia panahan. Impian yang ternayata sudah dia pendam sejak kecil. Minggu, 22 Januari 2017, Jokowi berhasil menampilkan aksinya menggunakan busur panah di Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017 (Bogor Open Archery Championship 2017).

Pada usia 55 tahun, dia raih impiannya di Lapangan Wira Yudha Pusat​ Pendidikan Zeni, Kodiklat TNI AD, Kota Bogor, Jawa Barat.

Hasrat orang nomor satu di Indonesia itu untuk mengikuti kejuaraan panahan bukanlah karbitan. Dia sudah berlatih memanah, bahkan sebelum dia mengetahui adanya kejuaraan panahan di Bogor ini.

Pelatih Rizal Barnardi mengatakan Jokowi mulai latihan memanah sejak September 2016. Namun, dia tidak banyak bercerita tentang penyebab dan awal mula Presiden menyukai panahan.

Rizal hanya tahu Jokowi sangat serius menekuni olahraga itu, dan bahwa dia sangat fokus pada apa yang ada di hadapannya, dan sangat serius dengan keputusannya.

Rizal sampai tidak percaya Jokowi akhirnya mengikuti Open Acher Championship (OAC) 2017 di Bogor, padahal dia hanya iseng mengabarkan adanya kejuaraan itu saat menemani Jokowi berlatih beberapa bulan lalu.

"Saat itu, saya tidak mempunyai ekspektasi bila Pak Presiden mau ikut. Hanya bilang, Pak di Bogor juga akan ada kejuaraan loh. Ternyata sebulan sebelum kejuaraan Pak Presiden yang balik tanya bagaimana persiapannya, 'saya boleh ikut ndak?'," kata Rizal mengutip pertanyaan Presiden Jokowi.

Di sela latihan, kata Rizal, Jokowi sempat bercerita bahwa dia dulu diam-diam sering mengamati orang berolahraga panahan di Stadion Manahan, Solo.

"Jadi mungkin mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu sebenarnya sudah lama jatuh hati dengan panahan," tandas Rizal.

1 dari 4 halaman

Persiapan Kejuaraan

Di sela kesibukannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan waktu akhir pekannya untuk berlatih memanah di Pusat Pendidikan Zeni TNI AD (Pusdikzeni) Kota Bogor, Sabtu 14 Januari 2017. Presiden hadir bersama putera bungsunya Kaesang Pangarep.

Presiden Jokowi berlatih untuk menghadapi Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017 yang akan diikutinya mulai 20-21 Januari 2017 di Pusdikzeni Kota Bogor. Dalam kejuaraan ini, Presiden direncanakan akan mengikuti kelas standar nasional 20 meter.

Presiden Jokowi berlatih selama kurang lebih 30 menit mulai pukul 15.30 WIB dengan didampingi pelatih Rizal Barnardi dari Pajajaran Archery Club Kota Bogor yang juga Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bogor.

“Presiden mulai latihan itu sekitar September 2016 di Istana Bogor. Sesuatu yang sangat membanggakan dan tidak terbayangkanlah, saya melatih Bapak Presiden,” kata Rizal yang dikutip dari Antara.

Presiden Jokowi yang menghabiskan 10 anak panah dalam latihannya, terlihat fokus mengarahkan anak panah kepada sasarannya. Dalam kesempatan itu, Presiden berlatih bersama anak-anak anggota dari Pajajaran Archery Club Kota Bogor.

“Saat latihan tergantung kondisi fisik bapak. Kalau kondisi fisik bapak sedang turun memang konsentrasi agak terganggu. Kalau bapak bugar sasarannya akan kena terus,” ujar Rizal.

 

2 dari 4 halaman

Kunci Keberhasilan

Ketekunan dan ketelatenan Presiden Jokowi berlatih panahan di sela kesibukannya mengurusi negara, berbuah manis.

Dalam persiapan mengikuti kejuaraan panahan ini, Jokowi berlatih hampir 8 bulan. Dia mengambil kesempatan latihan pada akhir pekan di sela jadwalnya yang padat.

Jokowi berlatih dengan didampingi pelatih Rizal Barnadi dari Pajajaran Archery Club Kota Bogor yang juga Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bogor.

"Hampir 7-8 bulan ini pelatihan setiap Sabtu-Minggu kadang dua kali kadang untuk me-refresh tetapi juga sekaligus untuk olahraga karena biasanya sebelum panahan, lari dulu, 6-7 kilo baru panah," kata Jokowi.

Lalu bagaimana hasilnya? Jokowi mengakui nilainya tidak begitu buruk. Beberapa kali anak panahnya menancap di lingkaran biru dan merah. Bahkan, beberapa di antaranya hampir di lingkaran kuning yang merupakan area skor tertinggi. Anak panah Jokowi pun sempat menyentuh titik X sekali.

"Tadi nilanya 107, lebih dari 100 dan kena X-nya, kena kuningnya sekali," ungkap dia.

Seperti diketahui, Jokowi berkompetisi dengan 30 peserta lainnya dalam pertandingan Ronde Nasional 20 meter umum. Bersama dengan dirinya, ada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrawi dan sejumlah atlet nasional yang turut bertanding dalam kategori tersebut.

Nilai yang diperoleh Jokowi tadi rupanya mengungguli Menpora. Namun, memang jika dibanding peserta lain, hasil yang diperoleh Jokowi belum bisa mendaulat dirinya sebagai pemenang. Dia mengakui ada nilai yang bisa diambil dari olahraga panahan ini.

"Yang saat lihat panahan ini memang membutuhkan sebuah konsentrasi, harus fokus betul dan konsentrasi dan yang paling penting setiap kegiatan apapun pasti ada target lah, panahan ini targetnya jelas, kuning pas di tengah itu," pungkas Jokowi.

Fokus Jokowi inilah yang memberinya nilai plus di mata pelatihnya, Rizal Barnadi. Menurut Rizal, fokus dan konsentrasi Presiden dalam membidik sasaran sudah cukup baik.

"Setiap latihan kita menggunakan 60 anak panah dan hampir 60 persen tembakan Pak Jokowi mengenai sasaran. Konsentrasi dan fokusnya baik," tandas Rizal.

3 dari 4 halaman

Atlet Panahan Profesional

Usai beraksi pada Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017 (Bogor Open Archery Championship 2017) yang berlangsung di Lapangan Wira Yudha Pusat​ Pendidikan Zeni, Kodiklat TNI AD, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu, 22 Januari 2017, rupanya Presiden Jokowi memiliki keinginan lain, yaitu tampil sebagai atlet profesional panahan di Pekan Olahgara Nasional (PON).

Keinginan ini sempat diutarakan Jokowi kepada pelatih panahannya, Rizal Barnadi.

"Presiden Jokowi pernah menyampaikan bahwa Beliau berkeinginan untuk ikut PON di Papua," kata Rizal Barnardi, pelatih Presiden Jokowi dalam Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017, Minggu (22/1/2017).

"Kejuaraan yang biasanya dipertandingkan di PON yakni kategori Recurve 70 m, Compound 50 m," imbuh dia.

Dikutip dari Antara, pada usia 55 tahun, Presiden Jokowi mengawali langkah untuk mewujudkan keinginannya dengan menjadi peserta dalam kategori standar nasional 20 meter OAC 2017 pada 22 Januari 2017.

"Pak Presiden berpesan agar pertandingan berjalan fair (adil). Jangan mentang-mentang Presiden, nanti diistimewakan," tutur Rizal, yang juga Panitia Penyelenggara Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017.

Rizal pun memastikan pertandingan yang diikuti Presiden Jokowi akan berjalan profesional dan adil.

Artikel Selanjutnya
PHOTO: Kunjungi Rumah Sakit, Raja dan Ratu Spanyol Jenguk Korban Teror Barcelona
Artikel Selanjutnya
Aksi Jokowi Lesatkan Anak Panah ke Sasaran Jelang Asian Games 2018