Sukses

Catatan Dinasti Politik di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Kasus dugaan korupsi Bupati Klaten, Sri Hartini terkait promosi jabatan semakin memperlihatkan rawannya tradisi dinasti politik. Sri Hartini menjadi Bupati Klaten menggantikan posisi suaminya di periode sebelumnya. Selain kasus Bupati Klaten, dinasti politik keluarga Ratu Atut Chosiyah juga berakhir dengan kasus korupsi.

Ketua KPK Agus Rahardjo pernah menyarankan tidak memilih pemimpin daerah yang berasal dari dinasti politik. Menurut Agus, kepala daerah yang sering disebut dinasti seperti ini harus dipertimbangkan betul-betul apakah penerusnya kompeten dan berintegritas tinggi.

Dinasti politik banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari dua generasi hingga keluarga kandung saling mendominasi posisi kepemimpinan daerah. Berikut beberapa catatan dinasti politik di Indonesia:

Artikel Selanjutnya
Basarah GMNI: Pilkada DKI Sarana Pilih Pemimpin yang Sesuai Warga
Artikel Selanjutnya
12 Calon Kepala Daerah dari Dinasti Politik Ramaikan Pilkada 2017