Penangkapan Teroris di Bekasi Direkonstruksi

on

Liputan6.com, Bekasi: Ratusan warga Jalan Megah 11, Perumahan Narogong Indah, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi, Rabu (12/5) malam, menyaksikan rekonstruksi yang digelar Densus 88 Mabes Polri. Rekonstruksi dilakukan di rumah milik Hariyadi.

Rekonstruksi dihadiri keenam pelaku yang ditangkap di daerah Pejaten, Jakarta, dan Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, beberapa hari lalu. Sedangkan dua orang lagi termasuk Nining, isteri Haryadi, hadir sebagai saksi.

Pihak Densus 88 Mabes Polri tak ada satupun yang mau berkomentar tentang rekonstruksi tersebut. Empat adegan diperagakan dengan barang bukti satu televisi, yang diduga digunakan para teroris untuk mempelajari teknik perekrutan dan perakitan bom melalui video.

Ketua RW setempat, Paryono, mengatakan, Haryadi diduga orang yang bertugas sebagai penyandang dana. Besarnya dana bisa mencapai 100 sampai 200 juta rupiah, katanya, yang digunakan untuk kegiatan dan pertemuan atau perekrutan.

Menurut Paryono, rekonstruksi yang memakan waktu hampir lima jam dilakukan oleh Densus 88 itu bertujuan untuk mengkonfrontir kebenaran berita acara pidana (BAP).

Hariyadi dan isteriny, dicurigai sebagai teroris karena setiap Sabtu siang melakukan kegiatan pengajian secara tertutup di rumahnya. Pasangan suami isteri itu ditangkap di tempat makan di Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Setelah melakukan rekonstruksi di rumah Haryadi bersama para tersangka lainnya, pasangan suami isteri digiring menunju mobil Densusu 88 dengan pengawalan ketat.(IDS/SHA)

Suka artikel ini?

0 Comments