Telur Lukis Bali Banyak Diminati Turis Asing

on Apr 04, 2010 at 07:02 WIB

Liputan6.com, Gianyar: Seniman di Sukowati, Gianyar, Bali, tak selalu menggunakan kanvas kain sebagai media untuk melukis. Mereka juga kerap menggunakan aneka jenis telur sebagai tempat untuk mengekspresikan karya seninya. Karya seni telur lukis ini banyak dijumpai di kawasan Banjar Gerih, Batuan, Gianyar. Banyak wisatawan datang ke daerah itu untuk berburu buah tangan berupa karya seni telur lukis.

Di tempat itu, para tamu bisa memilih aneka jenis telur sebagai media lukis mulai dari dari ayam hingga telur burung onta. Begitu juga dengan corak tema lukisannya. Banyak pilihannya mulai dari satwa, tumbuhan hingga tema tradisional Bali.

Menurut Ni Made Ariek, salah seorang pelukis telur di Desa Sukowati, Gianyar, Sabtu (3/4), untuk melukis telur dibutuhkan keahlian khusus agar gambar dan kompisisinya terlihat bagus dan menarik. Selain itu dibutuhkan juga jam terbang tinggi agar kualitas gambar dan pewarnaan terlihat hidup.

Jenis telur yang digunakan biasanya telur bebek, angsa, buaya, kasuari dan telur burung onta. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 25 ribu untuk telur bebek sampai Rp 700 ribu untuk telur burung unta. Harga jualnya juga tergantung motif gambar, rumit atau tidak. Sejauh ini pembelinya lebih banyak turis asing dari Asia dan Eropa yang kagum dengan keindahan lukisan telur khas Bali.(IAN)
Suka artikel ini?

0 Comments