Sukses

Menperin Airlangga: Indonesia Jadi Negara Industri di 2035

Liputan6.com, Jakarta - Kinerja sektor industri di tahun 2016 cukup menggembirakan. Beberapa sektor industri seperti industri makanan dan minuman menunjukkan kinerja positif. Itu menjadi bekal bagi Indonesia menuju negara Industri di tahun 2035.

Industri juga berperan penting bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Itu sebabnya pemerintah melakukan beberapa upaya demi kinerja sektor ini terus tumbuh positif dan menggembirakan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan, sejumlah sektor industri mengalami pertumbuhan di atas pertumbuhan ekonomi. Meski beberapa sektor seperti tekstil dan produk tekstil mengalami pelemahan karena ekonomi dunia yang melesu, tren pertumbuhan industri cukup baik. Di tahun depan, pertumbuhan industri ditargetkan mencapai 4,9 hingga 5,2 persen

Pertumbuhan industri yang terus-menerus positif bisa menjadi bekal untuk menjadi negara industri. Indonesia, menurut Airlangga, bakal menjadi negara industri di tahun 2035.

"‎Kita punya misi pada tahun 2030 atau 2035 kontribusi sektor industri terhadap PDB itu lebih dari 30 persen, dan itu terus berkelanjutan. Ini yang sedang didorong," kata Airlangga dalam wawancara khusus dengan Liputan6.com di kantornya, Jakarta, pekan lalu.

Berbagai upaya dilakukan, mulai dari menggenjot investasi di berbagai sektor industri, pemberian insentif, perbaikan kemudahan berinvestasi, juga pemerataan industri agar tak hanya terpusat di Jawa.

"Untuk meratakan‎ industri kita ambil kebijakan berbasis kewilayahan. Makanya kita bangun 14 kawasan industri," kata Airlangga.

Ada pekerjaan-pekerjaan lain yang harus dilakukan, termasuk dengan meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia. Airlangga menyebut, di sektor industri padat karya khususnya, Indonesia memiliki saingan berat, yakni dengan Vietnam dan juga Bangladesh.

Lantas, apa saja tantangan, dan upaya pemerintah untuk merealisasikan Indonesia menuju negara industri di 2035? Simak selengkapnya video wawancara khusus Liputan6.com bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang dipandu Farhannisa Nasution berikut ini.