Sukses

Demo 2 Desember Selesai, Pengamanan di Rumah Ahok Tetap Berlapis

Liputan6.com, Jakarta - Massa demo 212 telah membubarkan diri usai salat Jumat di Monas, Jakarta Pusat. Namun, polisi terus bersiaga di kediaman Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Perumahan Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

"Pati Garut masih nihil, masuk, komando Koja," ujar polisi saat berkomunikasi menggunakan handy talky (HT) di kediaman Ahok, Jumat (2/12/2016).

"...86, pergerakan Medan-Solo dari Monas masih nihil, 813," jawab polisi lain di ujung HT.

Setiap pergerakan massa demonstran dipantau secara detail oleh polisi di sekitar kediaman Ahok. Mereka tak mau kecolongan.

Para polisi yang tersebar di delapan titik sejak siang tadi, mendadak berpencar. Mereka memisahkan diri dalam beberapa kelompok dan menjaga titik-titik baru.

Sementara, dari pantuan Liputan6.com di sekitar Jakarta Utara seperti Kampung Luar Batang, Lodan, Penjaringan, dan Waduk Pluit, dijaga ketat oleh polisi.

Polisi yang sebelumnya bersiaga sambil berbincang dengan teman-temannya, mendadak siaga. Mata mereka mengawasi setiap pergerakan yang dianggap mencurigakan.

Sekuriti di tiga gerbang menuju kediaman Ahok juga lebih bersiaga. Bahkan, mereka mengusir siapa saja yang tak dikenal jika memasuki kawasan perumahan elite itu, termasuk awak media.

Sebagian sekuriti lain yang bertugas juga menyisir setiap sudut perumahan dengan sigap.

Tak hanya itu, pengamanan di kediaman Ahok juga berlapis-lapis. Seperti di Jalan Pluit Utara Raya, dua tenda milik Marinir berdiri dan puluhan prajurit TNI terlihat bersiaga.

Setelah prajurit TNI, lapisan berikutnya ada puluhan personel Brimob dari Riau. Lapisan berikutnya, ada polisi berpakaian batik dengan handsfree di telinga.

Lapisan berikutnya barisan sekuriti dan dua tenda besar milik Marinir yang berdiri sekitar 500 meter dari pagar kediaman Ahok. Di sana terlihat ada 30 lebih prajurit TNI.

Di lapisan terakhir atau pagar kediaman Ahok, belasan polisi bersenjata laras panjang lengkap dengan rompi antipeluru, bersiaga. Begitu juga di halaman kediaman orang nomor satu di Jakarta itu.