Sukses


Ketua MPR Ingatkan Suara Rakyat Tidak Bisa Dibeli

Liputan6.com, Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengingatkan, Februari 2017 akan menjadi bulan pilkada, karena di bulan ini pilkada serentak digelar di seluruh Indonesia.

Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas pun meminta, agar seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya memilih kepala daerah berdasarkan kemampuan dan kapabilitas sang calon. Sebab, hak pilih merupakan kedaulatan rakyat.

Menurut Zulhas, suara rakyat sangat mahal. Karena itu dia mengingatkan agar pemilih tidak sekali-kali mau menjual suaranya.

"Jangan hanya uang Rp 50 ribu Anda memberikan suara Anda sedemikian mudahnya, murah sekali. Padahal dampaknya akan sangat besar di kemudian hari jika pejabat tersebut tidak amanah," papar Zulhas saat membuka acara Sosialisasi Empat Pilar MPR di Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

Dalam kesempatan ini Zulhas mengatakan, pemahaman Empat Pilar MPR yaitu Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, sangat penting bagi semua anak bangsa.

"Dalam Empat Pilar MPR tercantum semua hal yang sebenarnya bisa menjadi solusi permasalahan bangsa, dan jika kita konsisten mengamalkannya maka Indonesia akan semakin dekat dengan cita-cita tercapainya kesejahteraan bersama," kata Ketua MPR.

Dia juga menjelaskan, dalam Empat Pilar MPR ditegaskan bahwa kedaulatan penuh ada di tangan rakyat, dan kedaulatan tersebut diwakilkan oleh rakyat yang ditunjuk dalam pilpres atau pilkada.

"Karena kedaulatan di tangan rakyat, di tangan ibu-ibu semua maka rakyatlah yang berkuasa. Sebab, kepala daerah sampai pesiden saja yang memilih adalah rakyat," ujar politikus PAN ini.

Artikel Selanjutnya
Taufik: PAN Bukan Partai Rental, Tidak Ada Mahar Politik
Artikel Selanjutnya
Zulkifli Hasan :Merasa Paling Pancasila Harus Belajar Sejarah