Sukses

Dari Mana Jaksa Dapatkan Foto Diduga Sel Mewah Jessica?

Liputan6.com, Jakarta Fakta baru yang terungkap di persidangan ke-30 kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso menjadi sorotan publik. Jaksa menampilkan foto ruangan mewah yang diklaim sebagai ruang tahanan Jessica selama menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Polemik pun mencuat saat pengacara Jessica, Otto Hasibuan, membantah keberadaan ruang tahanan mewah itu. Tak hanya Otto, Polda Metro Jaya juga menyatakan foto yang disebut sebagai ruang tahanan Jessica adalah keliru.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas mengatakan, foto yang diperlihatkan jaksa merupakan ruang pemeriksaan psikologi untuk para tahanan. Hal itu juga pernah disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono.

"Foto yang Jessica di sofa, itu ruang psikologi ya. Itu untuk semua tahanan. Adanya di kompleks rutan Dit Tahti, rutan untuk tahanan krimum (kriminal umum)," ujar Barnabas, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Barnabas mengatakan tidak mengetahui dari mana jaksa mendapatkan foto tersebut. Sebab, dia tidak pernah memberikan foto apa pun kepada tim jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara Jessica.

"Saya enggak tahu. Saya enggak pernah kasih foto apa pun ya. Saya enggak tahu itu," ujar dia.

Ruang konseling tersebut sengaja disiapkan untuk memeriksa kondisi psikologi tahanan yang diproses penyidik Polda Metro Jaya. "Kalau lagi ada masalah aja. Tahanan kan punya hak untuk itu. Ya, disediakanlah fasilitasnya," ucap Barnabas.

1 dari 2 halaman

Sel Khusus Jessica

Terkait pengakuan Jessica Wongso soal sel khususnya, Barnabas menyebut ruang tahanan kecil itu sengaja disiapkan untuk Jessica. Tujuannya untuk menghindari aksi bullying terhadap alumnus Billy Blue Collage, Australia, itu.

"Memang (Jessica) di sel khusus, justru itu untuk melindungi dia. Kita khawatirkan diintimidasi atau di-bully oleh tahanan lain. Kasusnya kan sudah sangat populer," kata Barnabas.

Namun Barnabas membantah keterangan Jessica yang menganggap sel khususnya tidak manusiawi. Menurut Barnabas, sel tahanan Jessica cukup layak.

"Sel khususnya itu juga yang baik, ada kamar mandinya, ada WC-nya, dan ada exhaust-nya (pengatur sirkulasi udara). Ukurannya cukup diisi dua hingga tiga orang kok. Sel khususnya juga bersih," Barnabas menjelaskan.