Sukses


Zulkifli Hasan: Ini Syarat untuk Menjadi Bangsa yang Maju

Liputan6.com, Jakarta  

Dihadapan civitas akademika IAIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Jumat (16/9) kemarin, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menekankan bahwa masyarakat sekarang ini berada di dunia global, di mana tidak ada lagi batas-batas negara. 

Oleh karena itu, pesan Zulkifli, untuk menjadi bangsa yang maju, bangsa hebat maka bangsa itu harus memiliki sikap dan perilaku saling percaya mempercayai, mendahulukan kepentingan bangsa daripada kepentingan individu.

"Kemajuan ekonomi penting, tapi budaya, sikap, dan perilaku dari bangsa itu juga ikut menentukan apakah bangsa itu maju, atau apakah banga itu bisa sejajar dengan bangsa lainnya di dunia," kata Zulkifli saat Kuliah umum dan Diskusi Kebangsaan MPR Goes To Campus dengan tema: "Garis-garis Besar Haluan Negara".

Indonesia, menurut Zulkifli, telah memiliki sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai luhur Empat Pilar, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Zulkifli pun lantas mengajak seluruh mahasiswa untuk ikut berjuang, dan memahami nilai-nilai luhur Empat Pilar tersebut.

Selain memberikan semangat dan motivasi untuk para mahasiswa IAIN Imam Bonjol, dalam kesempatan tersebut Zulkifli juga mengungkapkan dukungan supaya agar MenPAN meningkat status IAIN Imam Bonjol menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Zulkifli menegaskan, "Saya ikut mendukung itu," kata Zulkifli.

Menurut Zulkifli IAIN Imam Bonjol sudah pantas menjadi UIN Imam Bonjol, karena IAIN Imam Bonjol telah melahirkan tiga IAIN, yaitu: IAIN Bukit Tinggi, IAIN Batu Sangkar, dan IAIN Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

Kuliah umum dan Diskusi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh MPR bekerjasama dengan IAIN Imam Bonjol ini diikuti 400 peserta mahasiswa dan dihadiri Gubernur Sumatera Barat Dr. Irwan Prayitno, Rektor IAIN Iman Bonjol. Dr. H. Eka Putra Wirama, MA.

Lalu sejumlah anggota MPR RI juga hadir sebagai narasumber. Mereka adalah Martin Hutabarat (Fraksi Gerindra), Ruhut Poltak Sitompul (Fraksi Demokrat), Zulfan Lindan (Fraksi Nasdem), Prof. John Pieris (Kelompok DPD RI).

(*)