Sukses


Kisah Ketua MPR Bertahan Hidup di Kawasan Langganan Banjir

Liputan6.com, Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan menganggap persiapan bencana itu sangatlah penting. Terutama di Indonesia sebagai negara yang luas.

"Kita ini kan negara yang teramat luas, 17 ribu pulau lebih yang memiliki biodervisity (keberagaman) luar biasa, mulai gunung berapi, sungai besar, kemudian lautan luas, kalau musim hujan rawan banjir, kalau musim kemarau makan asap," ungkap Zulkifli dalam seminar dan lokakarya nasional yang diadakan Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (1/9/2016).

"Ini MDMC dan kawan-kawan kerjasama dengan Australia, melaksanakan kesiapan rumah sakit untuk menghadapi bencana dan komunitas di sekitarnya untuk menghadapi bencana, artinya rumah sakit siap, komunitas juga siap," imbuh dia.

Politikus PAN ini pun sempat bercerita pengalamannya yang sempat tinggal di wilayah langganan banjir setiap bulan. Jadi menurutnya, Indonesia ini merupakan negara yang memang langganan bencana.

"Dulu saya 5 tahun, kalau musim hujan makan banjir, kalau musim kemarau makan asap. Jadi bencana tuh terus saja. Nah kebiasaan kita ini tiba saat tiba akal, kalau ada bencana baru, kalau ada kebakaran baru, ada banjir baru, ada asap baru, sehingga tiap tahun tuh timbul terus," papar Zulkifli.

Dia menilai persiapan menghadapi bencana itu sangatlah penting. Jadi berlatih menghadapi bencana juga sangat penting.

"Rumah saya dulu, saya tinggal di Cipinang dulu tiap setahun sekali itu banjir, harmoni dengan bencana. Jadi sudah siap perahunya, sudah siap. Jadi sudah terlatihlah untuk menghadapi bencana itu," kata Zulkifli.

Meski begitu, ia pun berharap kalau Indonesia juga mengadakan pelatihan-pelatihan dalam kesiapan menghadapi bencana.

"Nah ini dilakukan oleh teman-teman MDMC, melaksanakan juga pemerintah Australia. Ini yang enggak enak, tentu terima kasih dengan pemerintah Australia, tapi pelatihan aja masa sama Australia, melatih bencana," terang dia.

"Kita kan ada Badan Nasional Penanggulangan Bencana, mulai disiapkan melatih, ada juga Kementerian Kesehatan, jadi kesadaran itu penting, kesiapan sebelum datangnya bencana itu penting sekali akan menentukan berapa banyak jumlah korban, bagaimana rehabilitasi, dan sebagai-bagainya," Zulkifli Hasan memungkas.