Sukses

Menpora Evaluasi Proses Seleksi Paskibraka

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi akan mengevaluasi proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Beberapa aturan akan direvisi sehingga seleksi benar-benar dilakukan dengan baik.

"Evaluasi ke depan adalah seleksi harus benar-benar dijalankan dengan baik, teliti, detail mulai ditingkat kabupaten/kota, termasuk soal paspor," kata Imam di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Imam menilai, ada hikmah di balik paspor WNA yang ditemukan pada Gloria Natapradja Hamel. Pihaknya mempertimbangkan program duta belia sebagai rangkaian dari program Paskibraka akan dihapus.

"Nah soal paspor ini ada hikmahnya. Program duta belia kan sebenarnya program tambahan ke depan paskibraka tidak boleh lagi program duta belia," ujar Imam.

Politikus PKB itu menjelaskan, program duta belia merupakan bonus atas kerja keras Paskibraka berlatih sebulan penuh di Jakarta meninggalkan keluarga. Mereka biasanya akan pergi ke beberapa negara sahabat, seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Soal lain juga. Kita akan selektif tidak boleh lagi ada faktor like and dislike ini murni karena kemampuan dan kehebatan," pungkas Imam.