Sukses

Bendera Merah Putih HUT RI Rawan Pencurian di Bogor

Liputan6.com, Bogor - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Republik Indonesia (RI), sejumlah ruas jalan di Kota Bogor, Jawa Barat, dihiasi bendera merah putih. Namun, ada yang berani mengambil kesempatan dengan mencuri bendera. 

Pengurus Komunitas Bogor Sahabat (Bobats), Jimmy Carter mengungkapkan sudah banyak pencurian bendera merah putih dan umbul-umbul yang terpasang di ruas jalan Kota Bogor.

"Hampir setiap hari bendera dan umbul-umbul yang dipasang di jalan banyak yang hilang," kata Jimmy di Bogor, Rabu 10 Agustus 2016.

Jimmy memperkirakan sedikitnya 200 bendera dan umbul-umbul hilang dicuri. Ada beberapa kemungkinan penyebab pencurian bendera itu. Boleh jadi ada warga yang ingin memiliki atau untuk dijual kembali.

"Kalau mencuri kemudian dipasang di rumah sih masih kami tolerir," kata dia.

Meski begitu, untuk mencegah aksi pencurian tim Bobats akan melakukan pengawasan secara intensif.

Pencuri mengincar bendera merah putih dan umbul-umbul yang dipasang di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor, Jawa Barat. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

"Sebetulnya tiap hari kami kontrol. Cuma kami juga berharap ada peran serta dari warga Bogor untuk ikut menjaganya. Kalau ada yang mengambil tolong diingatkan. Jika copot ya diperbaiki," ujar Jimmy berharap.

Menyambut Hari Kemerdekaan RI, Bobats berencana akan memasang sebanyak 30 ribu bendera dan umbul-umbul di setiap ruas jalan Kota Bogor.

"Sekarang baru terpasang sebanyak 5.000 bendera dan umbul-umbul. Ini inisiatif Bobats sekaligus arahan Sekretaris Negara," kata dia.

Menurut Jimmy, pemasangan bendera dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI sekaligus menggugah warga Bogor untuk memiliki jiwa nasionalisme.

"Rasa nasionalisme sudah mulai pudar. Contohnya, di halaman rumah-rumah saja sudah jarang terlihat bendera saat 17 Agustus," pengurus Komunitas Bogor Sahabat itu menandaskan.

 

Artikel Selanjutnya
Kisah Pengibaran Bendera Merah Putih Terbalik di Perbatasan
Artikel Selanjutnya
Polwan Surabaya Sapa Pagi dari Museum Hidup Hoofdbureau