Sukses

Tiga Paskibraka Ini Lebih Cantik Setelah Ikut Kelas Kecantikan

Liputan6.com, Jakarta Kelas kecantikan sebelum prosesi potong rambut dimulai membuat para calon Paskibraka putri lebih bisa menilai wajah mereka sendiri. Mereka juga jadi lebih tahu harus memilih produk perawatan wajah yang seperti apa.

Sahara Nugra Diani calon Paskibraka dari Lampung, Lawrenza Fifiyen Gafuri dari Kalimantan Selatan, dan Nazya Martha Kalimantan Barat, bukan tipikal gadis remaja yang hobi mengoleksi perias wajah. Yang mereka punya hanya alas bedak, bedak, dan lipgloss. Kegiatan merias wajah saja bisa dihitung jari dalam sebulan.

Sahara Nugra Diani yang akrab disapa Rara mengaku bersolek "bukan dia banget". Tidak heran apabila siswi SMA Negeri 1 Kota Metro, Lampung, agak kagok harus merias wajah sendiri. Selama ini ia percaya bahwa cantik tidak melulu dinilai dari dempulan di wajah.

"Cantik tidak selalu dari fisik saja. Kalau dia memiliki sikap yang baik meski wajah biasa saja tetap bisa terlihat cantik, kok," kata Rara.

Tiga Orang Calon Paskibraka Tingkat Nasional yang Kini Bersahabat Mengaku Senang Bisa Ikut Kelas Kecantikan. Selain Lebih Tahu Memilih Perias Wajah yang Cocok untuk Kulit Sendiri, Mereka Juga Merasa Lebih Cantik Setelah Di-make ove

Dengan mengikuti kelas kecantikan di Aula Wisma Soegondo, PP-PON Menpora, Cibubur, Rara berharap lebih lihai dalam urusan memoles wajah. "Tadi diajarin cara make up. Sementara saya selama ini tidak punya alat make up seperti ini. Sekarang saya lebih tahu make up yang benar kayak bagaimana. Semoga saja jadi lebih pintar dandan, sehingga terlihat lebih cantik," kata Rara ketawa geli.

Lawrenza Fifiyen Gafuri atau Yen juga memiliki pandangan dan kebiasaan yang sama dengan Rara. Yen hanya menggunakan bedak dan lipgloss ketika beraktivitas sehari-hari. "Kalau mau pergi ke mana-mana cuma pakai itu saja. Begitu saja saya sudah merasa cantik, apalagi kalau make up kayak begini, pasti lebih cantik," kata Yen yang bukan bermaksud narsis. Sebutan cantik untuk diri sendiri merupakan wujud syukur Yen untuk Yang Maha Kuasa.

Sementara Nazya Martha, calon Paskibraka dari SMA Negeri 1 Pontianak, mengaku sangat tertolong dengan diadakannya kelas kecantikan. Selama ini ia cukup sulit memilih produk riasan wajah sesuai tipe kulitnya yang berminyak.

"Sehari-hari yang saya pakai hanya sunblock dan bedak. Di kelas kecantikan saya jadi lebih mengerti muka sendiri," kata Nazya.