Sukses

Sigi Investigasi: Perang Terbuka Melawan Narkoba Episode II

Liputan6.com, Jakarta - Operasi penumpasan narkoba di Tanah Air, tak mengenal kata kendur. Kali ini penggeledahan dan pemeriksaan diarahkan ke kawasan Kampung Bahari di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satuan yang diturunkan dilengkapi dengan senjata organik.

Dalam penggerebekan ini, satu per satu rumah warga yang dicurigai, digeledah aparat. Barang mencurigakan dan kepemilikan senjata tajam yang tak pada tempatnya juga turut disita.

Saat penggerebekan, aparat sempat mendapatkan perlawanan. Namun, polisi tak mendapatkan perlawanan berarti.

Penggeledahan di kawasan permukiman ini mendapatkan hasil yang cukup signifikan. Berbagai jenis narkoba dan alat bantu isap ditemukan. Bahkan ada temuan senjata api.

Yang menarik, senjata tajam dalam jumlah besar juga disita dari kampung ini. Operasi kali ini menangkap 20 pria dan 5 wanita yang akan diperiksa keterlibatannya dalam narkoba.

Meski operasi penumpasan narkoba skala besar digelar, tapi akal-akalan untuk menyelundupkan narkoba masuk Indonesia makin canggih saja. Salah satunya adalah hasil tangkapan BNN dan Bea Cukai di Jepara, Jawa Tengah.

Sebanyak 100 kilogram sabu diselundupkan dari China. Untuk mengelabui aparat, komponen dari puluhan mesin genset dicopot dan dijejalkan sabu ke dalamnya. Namun, tipu muslihat ini terbaca petugas.

Dari bukti lokasi pengiriman dan mereka yang terlibat, diduga masuk jaringan sindikat narkoba internasional.

Pengungkapan kasus di Jepara mengarahkan polisi ke Jakarta. Sejumlah hotel dan ruko digerebek, dan hasilnya belasan warga negara asing digelandang ke kantor polisi.

Sementara tahun lalu pemerintah melalui kejaksaan mengeksekusi belasan terpidana kasus narkoba. 2 Di antaranya adalah jaringan sindikat internasional Bali Nine, dan masih ada 150 tahanan narkoba yang antre menunggu giliran.

Hanya saja, eksekusi mati belum menimbulkan efek jera bagi para gembong narkoba. Inilah yang membuat gempuran dahsyat terus dilancarkan pemerintah.

Perlawanan yang dilakukan sindikat narkoba, ditanggapi polisi lebih serius. Metode dan strategi tertentu melumpuhkan para pelanggar hukum, diterapkan polisi di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Dalam aksi ini terduga sindikat narkoba, terkunci dan bisa dilumpuhkan.

Sadar maupun tanpa kita sadari, proses perekrutan pecandu ataupun pengedar narkoba terus berjalan. Seorang mantan pengedar yang telah membayar perbuatannya dengan menjalani hidup di balik jeruji besi, mengisahkan lika-liku proses perekrutan dan kisahnya sebagai pengedar narkoba. Ternyata, bukan hidup yang mudah.

Narkoba telah merenggut banyak aspek kehidupan di sekitar kita. Kisah penuh luka dan kepahitan dialami oleh seorang wanita yang kehilangan harta dan anak terkasih, hanya karena narkoba. Sekarang saatnya menerapkan, tak ada kompromi untuk narkoba.

Bagaimana keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan? Saksikan selengkapnya dalam tayangan Sigi Investigasi SCTV edisi Minggu (7/22016), berikut ini.

Artikel Selanjutnya
NU Sumut Kecam Penyerangan Polisi di Mapolda Sumut
Artikel Selanjutnya
Napi Teroris Spesialis Peretas di LP Nusakambangan Dapat Remisi