Sukses

Tunggangan-tunggangan Super James Bond

Liputan6.com, Jakarta - Tak lengkap film James Bond tanpa aksi kejar-kejaran mobil. Bahkan, adegan itu merupakan bagian yang ditunggu. Tiap agen 007 beraksi sudah pasti ada mobil spesial yang mendukung kerjanya.

Bond dan mobil dinasnya tak terpisah meski jenis maupun merek mobilnya boleh berganti. Mobil yang digunakan agen rahasia Inggris ini merupakan bagian dari kemajuan pola pikir yang mungkin saja terwujud dalam dunia nyata nantinya.

Pembuat film James Bond sangat peka memikirkan mobil dan peralatan apa yang dibutuhkan seorang agen rahasia untuk menyelesaikan misinya. Bila perlu, Bond bisa menyelam bersama mobilnya seperti yang ditunjukan dalam film The Spy Who Love Me. Di sini Bond beraksi bersama Lotus Esprit S1. Atau saat dikepung musuh, melalui BMW 750iL Bond bisa lolos dari bahaya karena memacu sedan itu hanya dengan kontrol yang dikendalikan dari telepon genggamnya.

Sportcar Jaguar C-X75 yang akan hadir dalam film James Bond terbaru, `Spectre` ikut dihadirkan di Frankfurt Motor Show (IAA) 2015, Jerman (16/9/2015). Dalam adegan film Spectre, mobil tersebut akan dikendarai oleh Dave Bautista (Reuters/ Odd Andersen)

Pembuatan kisah aksi James Bond melibatkan banyak merek mobil. Tidak selalu merek yang berasal dari Negeri Ratu Elizabeth. Banyak merek yang digunakan di luar dari Benua Biru.

Produk Amerika Serikat juga banyak digunakan, seperti Ford Fairlane 500 Skyliner, Mercury Cougar XR7, ataupun Chevrolet Impala. Intinya banyak produk yang digunakan oleh agen 007 saat menjalankan aksinya.

Namun demikian, nama Aston Martin yang paling melekat dengan sosok perlente ini. Pada produksi Goldfinger (1964), Sean Connery sudah menggunakannya. Bahkan, model DB5 berulang kali masuk film Bond. Selain di Goldfinger, model klasik ini muncul juga saat Daniel Craig “memenangkan taruhan poker“ saat membintangi Casino Royale.

Judul-judul lain yang memakai jasa DB5 adalah Thunderball, GoldenEye, dan Tomorrow Never Dies. Mobil sport Inggris ini didukung mesin berkapasitas 4,0 liter, tetapi hanya menghasilkan tenaga 282 Tk. DB5 dirancang oleh Carrozerria Touring Superleggera dari Italia di mana desainnya tersebut menjadi ciri tradisional Aston Martin.
 
Aston Martin V8 Volante juga mengabdi kepada James Bond saat dibintangi oleh Timothy Dalton. Di The Living Daylight, Bond berkendara dengan cepat di padang salju. Aston Martin mengeluarkan seluncur yang memudahkannya bergerak di salju. Mobil yang mampu berlari 233 km/jam itu punya “fitur mematikan”, seperti roket pendorong dan peluncur misil.

Mobil Land Rover Defender saat diperkenalkan sebagai salah satu mobil yang digunakan dalam film James Bond terbaru ‘Spectre’ di Frankfurt Motor Show (IAA) 2015, Jerman (16/9/2015). (Reuters/ Odd Andersen)

Di Casino Royale, model Aston Martin lain muncul. Kali ini versi modernnya. Model DBS sejatinya bisa berlari hingga 320 km/jam. Sebuah mobil super yang memang diperlukan oleh agen serba bisa itu. Di mobil ini nyawa Bond terselamatkan berkat medipac yang ada.

Pada aksi terbarunya di Spectre, Bond kembali memakai jasa Aston Martin. Kali ini dengan model terbaru, yakni BD10. Dalam video berdurasi 1 menit 42 detik tersebut, Bond terlibat aksi kejar-kejaran dengan tokoh penjahat bernama Mr. Hink yang mengendarai Jaguar C-X75.  Aston Martin DB10 ini hanya diproduksi sebanyak 10 unit. Mobil ini dibangun dari basis DB9, tetapi beberapa di antaranya juga dilengkapi roll cage untuk kebutuhan aksi khusus.

Sementara pada Jaguar C-X75 ini merupakan mobil plug-in hybrid yang mengaplikasikan turbin bertenaga micro-gas sebagai penghasil daya listrik. Mobil ini melakoni debut perdana pada 2010. Selain DB10 dan C-X75, sekuel terbaru James Bond juga akan menampilkan Land Rover Defender serta Range Rover Sport SVR.

1 dari 2 halaman

Dana Besar untuk Hancurkan Mobil Super

Biaya produksi  film James Bond tidak sedikit. Supaya setiap adegan terlihat sempurna, perlu biaya besar. Bahkan Sony Pictures harus mengeluarkan dana sebesar 24 juta poundsterling atau sekitar Rp 533,82 miliar dalam Spectre hanya untuk mobil-mobil yang digunakan sang agen.

Dilansir Motortorque, Rabu, 30 September 2015, film box office yang dibintangi oleh Daniel Craig itu setidaknya menghancurkan 7 unit Aston Martin DB10 dalam proses pengambilan gambar. Tak hanya itu, film tersebut juga menampilkan aksi Bond yang mengendalikan pesawat tempur demi mengejar dan meledakkan Land Rover. Ada  juga aksi kejar-kejaran yang melibatkan Aston Martin DB10 dan Jaguar C-X75. Aksi ini turut merusak kedua mobil berperforma tinggi senilai jutaan poundsterling.

"Kami mengambil gambar sepanjang malam hanya untuk adegan dalam film selama 4 detik. Di Roma, kami menghancurkan kendaraan seharga jutaan poundsterling di mana keduanya juga digeber ke Vatikan pada kecepatan 176 km/jam," ujar Gary Powell, chief stunt coordinator dalam film Spectre

Total anggaran untuk merusak dan menghancurkan mobil mencapai 12 persen dari total anggaran. Kisah aksi agen 007 menghabiskan 200 juta poundsterling atau sekitar Rp 4,44 triliun. "Kami ingin mencetak rekor untuk merusak mobil pada Spectre," ujar Powell.

Film berjudul Spectre ini setidaknya menghancurkan tujuh unit Aston Martin DB10 dalam proses pengambilan gambar.

Sementara itu dikabarkan bahwa Aston Martin akan menjual salah satu Aston Martin DB10. Mereka akan menjualnya dalam lelang eksklusif. Dilansir CNN, Selasa, 27 Oktober 2015, prosesi lelang akan diselenggarakan tahun depan. 

Namun sayang pabrikan asal Inggris ini tidak memperkenankan pemenang lelang untuk mengendarai mobil tersebut di jalan raya. Alasannya, Aston Martin tidak mengantongi sertifikasi berkendara di jalan umum untuk model DB10. Ini berarti pemilik hanya dapat menjadikannya koleksi dalam garasi ataupun museum untuk dipamerkan. Mobil ini sudah dilengkapi dengan segudang gadget khusus yang terdapat dalam mobil besutan James Bond.

Aston Martin membangun 10 unit DB10 secara khusus untuk digunakan dalam penggarapan Spectre. Dalam film terakhir James Bond, pabrikan otomotif Inggris lainnya, yaitu Jaguar Land Rover, menyediakan 10 unit Land Rover Defender yang telah dimodifikasi serta 7 unit Range Rover Sport SVR. Namun demikian, mobil-mobil yang ditampilkan pada film ini tidak tersedia untuk khalayak umum.

"Ini adalah pertama kalinya kami menciptakan sebuah model yang secara khusus dipesan untuk Bond," kata David Adams, juru bicara Aston Martin. (Hmb/Yus)**

Dari 150 unit yang diproduksi, hanya ada 1 yang diboyong ke Jakarta. Lebih menariknya lagi, ternyata mobil spesial ini sudah laku terjual.