Sukses

Koleksi Gadget Canggih James Bond, Dulu Mimpi Kini Nyata

Liputan6.com, Jakarta - Sejak pertama kali diluncurkan pada 1962, film James Bond selalu sukses mencuri perhatian. Dalam setiap aksinya, salah satu karakter agen paling fenomenal di dunia ini tak terlepas dari gadget-gadget canggih.

Gadget itu berbentuk alat komunikasi hingga senjata inovatif yang digunakan untuk menghajar para penjahat. Bicara soal gadget, di sekuel terbarunya yang bertajuk Spectre, Bond beraksi dengan menggunakan smartphone terkini yaitu Sony Xperia Z5.

Dalam menuntaskan misinya sebagai agen rahasia, Bond juga dibekali alat canggih lain. Alat-alat canggih Bond yang sebelumnya fiksi belaka, seiring kemajuan dan perkembangan teknologi, kini menjadi kenyataan.

Penasaran? Berikut ini koleksi perangkat canggih Bond yang saat ini hadir dan sebagian besar sudah bisa digunakan di dunia nyata.

1. Jetpack
Perangkat pertama adalah jetpack, digunakan oleh James Bond yang diperankan oleh Sean Connery di Thunderball pada 1965. Bond menggunakan jetpack untuk meloloskan diri dari dua orang bersenjata api setelah membunuh Jacques Bouvar, agen Spectre nomor 6.

Martin Aircraft Company yang mungkin terinspirasi dari film James Bond, kemudian merancang Martin Jetpack pada 2008. Perangkat ini menggunakan mesin bertenaga bensin dengan 2 buah kipas.

Perusahaan yang berbasis di New Zealand tersebut mengklaim jetpack besutannya dapat melesat dengan kecepatan hingga 60 mil per jam, mampu bermanuver di ketinggian 5.000 kaki, dan terbang selama sekitar 30 menit dengan keadaan tangki bensin full.

Jetpack gadget James Bond (Istimewa)



2. Kamera tahan air

Masih dalam Thunderball, Bond juga dibekali kamera inframerah bawah air yang dapat digunakan untuk mengambil gambar dalam kondisi kurang cahaya atau gelap. Bond menggunakan kamera canggih tersebut untuk memotret kompartemen rahasia di bawah yacht milik Emilio Largo.

Kamera compact dengan spesifikasi tahan air, kini sudah bukan lagi hal yang luar biasa. Salah satu vendor kamera yang memperkenalkan alat bidik tahan air adalah Olympus lewat seri Stylus TG-3, yang mana dapat bertahan hingga kedalaman 15 meter.

Bukan itu saja, Stylus TG-3 juga dikemas dengan segudang fitur yang berguna ketika pengguna berada di luar jalur, seperti sistem GPS, kompas elektronik, serta alat pengukur kedalaman dan tekanan.

Kamera tahan air gadget James Bond (Istimewa)

 

3. Sensor sidik jari

Lalu di Diamonds Are Forever pada 1971, James Bond yang diperankan Sean Connery, menggunakan sidik jari palsu yang menempel di jempolnya untuk mengelabui Tiffany Case agar percaya bahwa ia adalah Peter Franks.

Pada 2014, peneliti keamanan untuk perusahaan keamanan mobile Lookout, Mark Rogers, menggunakan metode yang sama untuk mengelabui sensor Touch ID pada iPhone terbaru. Demikian seperti dikutip dari laman Telegraph.

Dengan menggunakan teknik dasar bagi penyidik penegak hukum dan prototypers, ia mengangkat sidik jari dari perangkat dan kemudian membuat cetakan dari kit papan sirkuit yang bisa dikustomisasi guna membuka kunci telepon.

Sensor sidik jari gadget James Bond (Istimewa)

1 dari 2 halaman

Gadget Canggih

 

4. Smartphone kendalikan mobil

Di Tomorrow Never Dies pada 1997, James Bond yang dimainkan oleh Pierce Brosnan mengendalikan mobil high-end BMW 750 miliknya dari kursi belakang dengan ponsel Ericsson. Saat ini pabrikan otomotif Jaguar Land Rover tengah mengembangkan sistem yang memungkinkan pengendara mengendalikan mobilnya dari jarak jauh dengan menggunakan aplikasi smartphone.

Jaguar Land Rover berharap bahwa sistem inovatif yang dirancangnya dapat digunakan untuk manuver kendaraan di tempat yang padat dan sempit di masa mendatang. Sistem ini mungkin berguna ketika mobil diparkir di tempat yang sempit sehingga membuat pintu mobil tidak dapat dibuka.

Smartphone pengendali mobil gadget James Bond (Istimewa)

5. Smartphone dengan stun gun

Masih di film Tomorrow Never Dies, Bond menggunakan ponsel Ericsson dengan fitur 'stun gun' atau 'taser' bawaan untuk masuk ke area kartu keamanan gedung Carver, dengan cara membakar slot kartu. Ia kemudian mengelabui Kaufman untuk menekan sebuah tombol di telepon dan mengejutkannya dengan taser.

Meskipun hingga saat ini belum ada yang bisa membuat stun gun langsung di sebuah smartphone, perusahaan Yellow Jacket  secara kreatif membuat casing iPhone yang dibekali elektroda bertegangan 650 kilovolt. Selain digunakan sebagai senjata, casing itu memiliki baterai sendiri yang dapat membuat daya tambahan pada smartphone hingga 20 jam.

6. Cincin berkamera

Selanjutnya di A View to A Kill, Bond menggunakan cincin kamera untuk mengambil gambar tamu Max Zorin selama pesta di Chateau miliknya. Bond kemudian bertemu dengan agen CIA Chuck Lee, di mana Lee menunjukkan kepadanya foto-foto dan informasi tentang orang-orang yang dipertanyakan.

Hyeonsik Studio dan Jeon Yengwon merealisasikan konsep tersebut melalui CAMER:ing, sebuah desain konsep yang terdiri dari kamera digital mini yang tertanam dalam cincin. Aksesoris canggih tersebut dapat mengambil foto dan kemudian terhubung dengan perangkat mobile, yang memungkinkan pengguna untuk memfilter gambar yang telah dibidik.

Cincin berkamera gadget James Bond (Istimewa)



7. Meja multi-touch

Kemudian di film Quantum of Solace, anggota MI6 itu terlihat menggunakan meja dengan antarmuka multi-touch untuk menelusuri informasi tentang Dominic Greene. Pada 2008, Microsoft dan Samsung merilis platform komputasi dengan permukaan interaktif bernama Microsoft PixelSense.

Teknologi ini mampu mengenali tekstur jari, tangan, dan benda-benda yang ditempatkan pada layar - memungkinkan interaksi berbasis penglihatan tanpa menggunakan kamera. Selain itu, perusahaan teknologi GestureTek juga mewujudkan konsep yang sama dengan meja multi-touch Illuminate besutannya. (Hmb/Yus)

 Meja multi touch gadget James Bond (Istimewa)