Sukses

Menteri Susi: Diancam atau Reshuffle Risiko Pekerjaan

Liputan6.com, Jakarta - Sejak namanya muncul dalam Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti begitu fenomenal. Sepak terjangnya semakin disorot karena berani menyuarakan dan menindak tegas pelaku illegal fishing di perairan Indonesia.

Sebuah kasus yang selama ini merampas kesejahteraan para nelayan lokal, mematikan bisnis eksportir ikan sampai menghancurkan laut Indonesia. Pekerjaan rumah yang tak sanggup diselesaikan menteri-menteri sebelumnya.

Tak main-main, Menteri Susi bahkan menenggelamkan kapal-kapal eks asing yang digunakan dalam praktik illegal fishing di Tanah Air. Gebrakan yang sungguh membuat decak kagum masyarakat Indonesia.      

Berkat langkah berani tersebut, sosok mantan CEO Susi Air itu semakin dielu-elukan publik. Idola baru di pemerintahan seolah hadir dan memberi harapan besar untuk membawa Indonesia ke arah lebih baik. Tak heran jika ia disebut-sebut sebagai bintangnya Kabinet Kerja karena mampu mengungguli kinerja menteri lainnya.

Memberantas illegal fishing di Indonesia bukan tanpa kendala. Protes keras, cibiran, hinaan, demo sampai ancaman menghantui hidup Susi. Namun tekad sudah bulat, ia siap menanggung segala risiko atau konsekuensi dari setiap kebijakan yang diambil.

Mimpinya hanya satu, mengembalikan kejayaan laut Indonesia yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Sebenarnya gebrakan apa saja yang telah dan akan dilahirkan Menteri Susi selanjutnya dalam kurun waktu lima tahun ke depan? Dan bagaimana sosok Susi Pudjiastuti lebih dekat?

Berikut petikan wawancara Liputan6.com dengan Menteri Susi di kantornya, Jakarta, Kamis 25 Juni 2015:

(Fik/Ndw/Ans/Mar)