Sukses

Sutiyoso: Transjakarta Sangat Jauh dari Harapan Saya

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap Joko Widodo. Kali ini, Sutiyoso mengaku kesal mengenai pembangunan dan penanganan infrastruktur moda transportasi massal di Jakarta.

Pertama, Sutiyoso kecewa dengan bus Transjakarta yang tidak mengalami pertumbuhan koridor sejak dia meninggalkan Jakarta. "Sangat jauh dari harapan saya. Saya ikut menyesal busway jadi begini," ujar pria yang akrab disapa Bang Yos ini, di kantor DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2014).

Kekesalan kedua, menurut Purnawirawan jenderal bintang tiga TNI AD itu terkait proyek transportasi massal seperti monorel yang berhenti. Padahal, dia sudah jauh-jauh ke Jepang menandatangani perjanjian dengan Jepang bersama Boediono selaku menteri keuangan.

"Proyek nggak boleh terhenti. Monorel kok nggak ada kelanjutannya? MRT saya yang tanda tangan di Jepang. Kemana itu? Busway 15 koridor. Saya sempat berharap, cuma berhenti di lapangan semua. Nggak pernah diajak konsultasi kepada saya. Mereka kan merasa tahu semua," ketus Sutiyoso.

Sutiyoso pun merasa sangat menyayangkan sikap Joko Widodo yang malah meninggalkan Jakarta saat kinerjanya yang tidak menghasilkan tersebut.

Baca juga:

Andai Jadi Presiden, Sutiyoso Siap Lepas Jabatan di Partai

Giliran Bang Yos Dapat Dukungan dari Purnawirawan

Pol-Tracking: JK dan Jokowi Capres Paling Berkualitas

  • Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi
  • Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) H. Sutiyoso yang lebih dikenal dengan Bang Yos lahir di Semarang pada 6 Desember 1944
    Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) H. Sutiyoso yang lebih dikenal dengan Bang Yos lahir di Semarang pada 6 Desember 1944
    Sutiyoso
Artikel Selanjutnya
Ketua MUI: Tak Bisa Tahan Dendam, Jangan Jadi Khatib Idul Fitri
Artikel Selanjutnya
Pesan Ketum PP Muhammadiyah Jelang Idul Fitri