Sukses

Ikut Workshop ke China, Michael Bimo Ngaku Diutus Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Timses Jokowi pada Pilkada Solo, Michael Bimo Putranto kembali membuat sensasi. Dia mengaku pernah bertandang ke China bersama Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Azas Tigor.

Namun yang dicatut namanya, yakni Azas Tigor membantah pernyataan pria yang dicurigai sebagai makelar bus 'Transjakarta berkarat' itu.

Tigor menyatakan, saat itu mereka tengah menghadiri undangan workshop dari salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) mengenai sistem Bus Rapid Transit (BRT) di Guangzhou, China.

"Saya berempat dengan fakta nggak ada yang ajak istri. Lebay tuh orang. Itu bukan jalan-jalan, itu undangan untuk belajar BRT," kilah Tigor di Balaikota, Jakarta, Rabu (12/3/2014).

"Gila itu jalan-jalan, bukan dibiayain pemda, tapi dibayarin LSM. Nggak boleh sembarangan."

Dia mengatakan, kedatangannya ke China pada tanggal 31 Oktober hingga November 2013. LSM itu juga sebenarnya mengundang Joko Widodo. Namun, Gubernur DKI Jakarta itu tidak hadir. Justru Michael Bimo yang datang bersama 2 rekannya yang mengaku mewakili Jokowi.

Tigor bercerita, pada hari terakhir workshop, dirinya sempat duduk di lobi dan berbicara dengan Michael Bimo. Dari situ ia mengetahui Michael pernah menjadi anggota DPRD Solo dan kader PDIP.

"Saya nggak nanya aktivitas dia apa aja, tapi dia bilang sendiri dia pengusaha. Dia bilang sendiri Jokowi nggak bisa datang dan saya diutus oleh beliau," pungkas Azas.

Baca juga:

Bimo: Ada yang Tak Suka Saya dan Pak Jokowi

Pergi ke China, Michael Bimo: Bukan dengan Kadishub DKI

Michael Bimo Mengaku Kenal Mantan Kadishub Udar Pristono

Artikel Selanjutnya
Ketua MUI: Tak Bisa Tahan Dendam, Jangan Jadi Khatib Idul Fitri
Artikel Selanjutnya
Menanti Jamuan Jokowi untuk Obama