Lokasi-lokasi Dugaan Jatuhnya Malaysia Airlines

By Rizki Gunawan

on Mar 09, 2014 at 11:45 WIB

Liputan6.com, Kuala Lumpur- Teki-teki keberadaan pesawat Malaysia Airlines belum terungkap. Sudah sekitar 32 jam berlalu sejak Sabtu 8 Maret dini hari, pesawat yang membawa total 239 penumpang termasuk dua balita dan 12 awak pesawat itu masih dinyatakan hilang.

"Kami tengah melakukan segala upaya untuk mengetahui keberadaan pesawat. Kami akan berusaha secepat mungkin memberi informasi kepada keluarga penumpang," kata Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein, seperti dimuat BBC, Minggu (9/3/2014).

Dugaan sementara, pesawat jatuh ke laut. Laksamana Ngo Van Phat, Komandan Region 5 Angkatan Laut Vietnam mengatakan diduga pesawat jatuh ke laut, 153 mil di selatan Pulau Phu Quoc, Vietnam.

"Saat ini tidak ada kapal Angkatan Laut Vietnam di daerah itu, sehingga kita harus mengirimkan perahu dari pulau Phu Quoc untuk upaya penyelamatan," kata Laksamana Ngo Van Phat kepada situs berita Tuoi Tre.

Namun, belum jelas bagaimana sang laksamana tahu di sanalah pesawat jatuh, atau apakah ada puing-puing yang terlihat. Sejauh ini belum diketahui nasib para penumpang.

Kabar berembus bahwa pesawat jatuh di perairan antara Vietnam dan Malaysia. Sebab Angkatan Udara Vietnam menjumpai dua genangan minyak besar di perairan antara 2 negara tersebut.

Satu genangan selebar 10 kilometer, lainnya lebih besar yakni 15 kilometer. Genangan minyak itu menjadi dasar pencarian, yang terus dilakukan di tengah gelap pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

Kabar terbaru menyebutkan pesawat Boeing 777-200ER itu diduga jatuh di sekitar Semenanjung Ca Mau, Vietnam. Namun tak diketahui pasti lokasi tepat jatuhnya pesawat tersebut.

CEO Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya mengatakan, pesawat bernomor seri MH370 itu lepas landar Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing pada Sabtu dini hari pukul 00.41 waktu setempat.

"Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur menuju Beijing telah hilang kontak dengan menara pengawas penerbangan Subang pada Sabtu pukul 02.40 pagi," kata Yahya. MH370 dijadwalkan tiba di Beijing pukul 06.30 pagi.

Para pemakai jasa penerbangan MH370 itu terdiri 152 warga China, 38 warga Malaysia, tujuh Indonesia, lima India, tujuh Australia, tiga Prancis, tiga Amerika Serikat, dua New Zealand, dua Ukraina, dua Kanada, satu Rusia, satu Italia, satu Taiwan satu Belanda dan satu Austria.

Kapten pilot B-777-200ER MH370 itu Kapten Zaharie Ahmad Shah merupakan seorang warga negara Malaysia berumur 53 tahun, yang sudah bekerja untuk Malaysia Airlines sejak 1981 dan memiliki 18,365 jam terbang.

Credit Rizki Gunawan

Suka artikel ini?
Rizki Gunawan
Rizki Gunawan

  Full bio »

0 Comments