Miniatur Kereta, Nostalgia Bambang Condro

on

Liputan6.com, Bandung: Tak bisa dipungkiri, pemanfaatan sarana kereta api di Tanah Air, memang belum tertib. Banyak penumpang nakal masih bergelantungan di atas gerbong kereta. Namun, tidak demikian dengan kereta api milik Bambang Condro. Sebab, kereta yang dimilikinya hanyalah berbentuk miniatur.

Bambang membangun diorama miniatur kereta seluas 5 x 3 meter persegi di salah satu sudut rumahnya di Bandung, Jawa Barat. Ia sebenarnya membuat diorama itu sejak tahun 1981, saat pertama kali bermukim di Bandung. Dalam diorama tampak panjang lintasan rel mencapai puluhan meter dengan kemampuan empat kereta sekali operasi. Keterbatasan ruangan memaksa mantan dosen dan bekas konsultan teknik ini merekayasa diorama disesuaikan dengan luas kamar, yaitu 5 x 3 meter. Meski terkesan sempit, ruangan ini mampu menampung koleksi kereta yang mencapai sekitar tiga ratus jenis.

Bambang menyukai diorama model N atau skala satu berbanding dari aslinya dari Eropa dan Jepang. Pasalnya, skala N dianggap lebih murah serta tidak menyita ruangan.

Dari koleksi Bambang, sebanyak 81 rangkaian gerbong dan 256 lokomotif merupakan rangkaian khusus Kereta Parahyangan yang sering ia tumpangi saat bekerja di Jakarta. Rangkaian dibangun lengkap dengan penumpang di atas gerbong. Ini sengaja dibuat untuk menggambarkan pemandangan khas ketidaksiplinan penumpang kereta api di Indonesia.

Kepuasan mengoperasikan kereta api dengan nostalgia adalah hal utama saat Bambang bermain bersama rekan-rekan sehobi. Setidaknya, koleksi miniatur kereta menjadi warna hidup istimewa di usia senja Bambang.(RMA/Tim Liputan 6 SCTV)

Suka artikel ini?

0 Comments