Sukses

<i>Bicycle for Earth</i>, Kampanye Pemanasan Global


Liputan6.com, Jakarta: Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang pemanasan global akan diadakan di Nusa Dua, Bali pada Desember mendatang. Guna menyambut acara tersebut sejumlah warga menggelar kampanye pemanasan global bertajuk Bicycle for Earth yang dimulai Ahad (11/11) pagi. Sekitar 50 orang diberangkatkan menuju Bali dengan mengendarai sepeda dari Lapangan Monumen Nasional atau Monas, Jakarta Pusat.

Menurut Ketua Tim Kampanye Alva Febianto, rombongan yang dilepas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pukul 07.00 WIB ini akan melalui 18 kota di Pulau Jawa dan Bali. "Kami berkampanye memasyarakatkan penggunaan sepeda ke lokasi kerja atau tempat beraktivitas agar bisa mengurangi dampak pemanasan global," tutur Alva.

Alva menambahkan, tujuan lain kegiatan yang berlangsung selama 21 hari ini adalah mengajak masyarakat menanam pohon. "Kita berencana menanam pohon di 18 kota atau kabupaten yang dilewati. Sedangkan kampanye besar digelar di lima kota yaitu Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Surabaya, dan Denpasar," jelas Alva.

Pemanasan global atau global warming merupakan fenomena peningkatan suhu permukaan bumi yang berakibat buruk pada kehidupan dan pencairan lapisan es di Kutub Utara dan Selatan. Salah satu pemicunya adalah pencemaran udara. Jakarta termasuk 10 kota dengan tingkat polusi udara tertinggi dunia.

Asap kendaraan menjadi penyumbang pencemaran udara terbesar di Ibu Kota. Berbagai gas dan zat polutan yang terkandung dalam asap kendaraan bisa mengancam kesehatan. Mulai dari iritasi mata hingga penurunan tingkat kecerdasan.

Guna menekan tingkat polusi di Jakarta, Pemerintah Provinsi Jakarta beberapa kali mengkampanyekan Hari Bebas Kendaraan di sejumlah jalan protokol. Alhasil, jalan-jalan utama memang menjadi lengang dan bebas dari asap knalpot. Namun, di wilayah lain kendaraan tetap melintas [baca: Jalur Thamrin-Sudirman Lengang].

Pun demikian masyarakat. Kini, sebagian warga Ibu Kota mulai beralih menggunakan sepeda ketika berangkat kerja untuk menghindari kemacetan lalu lintas dan mengurangi polusi udara.(RMA/David Silahoij)
    Artikel Selanjutnya
    Seniman Nyentrik Ciptakan Gambar Ilusi di Wajahnya Sendiri
    Artikel Selanjutnya
    Bendera Indonesia Terbalik, Warganet Serukan #ShameOnYouMalaysia